Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tinggi Muka Air di Pos Pantau Depok Capai 3 Meter, Siaga 2!

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan air dari kawasan pegunungan diperkirakan masuk ke DKI Jakarta, Selasa (22/9/2020) dini hari.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 21 September 2020  |  23:41 WIB
Ilustrasi - Alat berat disiagakan di Pintu Air Manggarai, Jakarta, Selasa (25/2/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Ilustrasi - Alat berat disiagakan di Pintu Air Manggarai, Jakarta, Selasa (25/2/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta menginformasikan Tinggi Muka Air (TMA) pada Pos Pantau Depok telah mencapai 300 centi meter pada Senin (21/9/2020), pukul 22.00 WIB.

“Kami BPBD DKI Jakarta menginformasikan bahwa pada pukul 22.00 WIB ketinggian Pos Pantau Depok 300 cm dalam status siaga dua. Diimbau kepada warga sepanjang bantaran sungai agar waspada dan berhati-hati agar terhadap bahaya banjir,” demikian pengumuman yang dibacakan pihak BPBD DKI Jakarta dalam sebuah video yang diunggah akun Twitter resmi BPBD DKI Jakarta, @BPBDJakarta, Senin (21/9/2020) malam.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan volume air dari kawasan pegunungan diperkirakan masuk ke wilayah DKI Jakarta pada pukul dua hingga empat pagi besok, Selasa (22/9/2020).

Hal itu diungkapkan Anies berdasarkan pada status Bendung Katulampa, Bogor, yang sudah berada di posisi Siaga 1, imbas dari hujan lebat yang mengguyur sejak sore tadi.

“Yang tadi Bendung Katulampa sempat di posisi siaga satu lebih kurang 20 hingga 30 menit. Dan itu artinya ada volume air dari kawasan pegunungan yang akan datang ke Jakarta, jadi pada malam hari seluruh jajaran yang kawasan-kawasannya berada di tepi Sungai Ciliwung, sudah langsung melakukan pemberitahuan kepada masyarakat,” kata Anies saat meninjau Pintu Air Manggarai pada Senin (21/9/2020).

Anies mengatakan saat ini Pintu Air Depok sudah menunjukkan peningkatan. Itu artinya, menurut dia, kira-kira lima hingga enam jam lagi air dari hulu itu bakal sampai di DKI Jakarta.

“Antisipasi kita adalah untuk masyarakat disiapkan tempat-tempat penampungan apabila sampai mereka terkena banjir. Kali ini agak berbeda karena tempat penampungannya harus memasukan protokol covid, selain menyediakan masker juga lokasi-lokasinya dibuat ada jaga jarak sehingga warga juga terbebas dari potensi penularan Covid-19,” tuturnya.

Dia mengatakan seluruh pihak di kawasan tepi Sungai Ciliwung tengah bersiaga pada malam hari ini.

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta, melalui akun resmi Twitter-nya, @BPBDJakarta pada pukul 18.36 WIB merilis peringatan dini terkait potensi banjir akibat tinggi muka air di Bendung Katulampa yang mencapai 250 centi meter atau masuk kategori Siaga 1.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir Banjir Jakarta dki jakarta
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top