Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dampak PSBB Jakarta, Seniman: TMII Sekarang Seperti Kuburan Hidup

Penutupan tempat hiburan terkait penerapan PSBB di Jakarta berdampak pada penghasilan para seniman di Taman Mini Indonesia Indah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 September 2020  |  10:13 WIB
Ilustrasi-Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di area Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptilia di kawasan wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (18/3/2020). - Bisnis/Arief Hermawan P
Ilustrasi-Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di area Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptilia di kawasan wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (18/3/2020). - Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Penutupan tempat hiburan terkait penerapan PSBB ketat di Jakarta berdampak pada penghasilan seniman pengisi acara di Taman Mini Indonesia Indah.

Komunitas seniman Taman Mini Indonesia Indah (TMII)  menyatakan untuk menyambung hidup mereka praktis bergantung kepada donasi.

Seperti diketahui Pemprov DKI Jakarta menutup tempat hiburan selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Teman-teman melaksanakan konser virtual dengan berbagai tajuk dan cara untuk donasi, tetapi kan seniman semestinya tidak harus bekerja dengan cara donasi konser," kata Koordinator Seniman Tari dan Musik Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Armen, di Jakarta, Selasa (29/9/2020).

Menurut Armen PSBB yang diterapkan secara terus-menerus telah menutup ruang kreativitas seniman dalam berkarya untuk memperoleh penghasilan.

Penutupan sementara kawasan wisata TMII sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 dirasakan dampaknya oleh Armen dan ratusan rekan seprofesinya.

"PSBB berlanjut membuat aktivitas kami mati, TMII sekarang seperti kuburan hidup bagi kami, aktivitas mati karena dikontrol petugas," ujarnya.

Satu-satunya peluang mencari pendapatan, kata Armen, hanya melalui konser virtual yang memanfaatkan fasilitas media sosial dengan mencantumkan permintaan donasi.

"Bagi saya agak malang juga seniman lakukan itu [donasi melalui konser virtual]. Takutnya kalau Covid-19 selesai, seniman akan kebawa terus dengan kebiasaan itu. Sedangkan seniman itu berkaitan dengan mempertahankan marwah budaya," katanya.

Donasi yang terkumpul melalui konser virtual pun terkadang tidak sesuai harapan untuk bisa memenuhi kebutuhan dasar anggota.

"Tapi saya tidak bisa salahkan teman-teman, sebab pergerakan kita memang sudah tidak ada lagi. Donasi itu memakan waktu dan tenaga, malah kadang ada, kadang tidak ada pemasukan," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta taman mini indonesia indah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top