Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

3 Proyek di Tol Serpong–Pondok Aren Bisa Atasi Banjir & Macet

Pelaksanaan tiga proyek di jalan tol Serpong-Pondok Aren bisa menyelesaikan masalah banjir dan kemacetan di daerah tersebut.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 30 September 2020  |  16:58 WIB
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany./Antara - Reno Esnir
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany./Antara - Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, menyatakan pelaksanaan tiga proyek di jalan tol Serpong-Pondok Aren bisa menyelesaikan masalah banjir dan kemacetan di daerah tersebut.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menjelaskan memang daerah kilometer 8 jalan tol Serpong–Pondok Aren sering mengalami kebanjiran.

"Jalan tol Serpong–Pondok Aren di kilometer 8 memang sering kebanjiran, karena itu kami berterima kasih kepada BSD Tol dan Nusantara Infrastruktur yang bisa mewujudkan program penanganan banjir ini," ujarnya dalam tayangan groundbreaking yang disiarkan secara virtual Rabu (30/9/2020).

Selain masalah banjir, ada juga kendala lain yang sering dikeluhkan masyarakat pengguna tol yaitu kemacetan di Tangerang Selatan khususnya di exit toll Pamulang, dan exit toll Rawa Buntu–Serpong.

Dengan tiga proyek yang telah dimulai BSD Tol, pihaknya berharap masalah itu bisa terselesaikan pada masa mendatang.

Airin juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono atas program pembangunan TOD di Stasiun Rawa Buntu.

"Saya juga ucapkan terima kasih kepada Pak Menteri Basuki atas program pembangunan TOD [transit oriented development] di Stasiun Rawa Buntu," ujarnya.

Adapun PT Nusantara Infrastructure Tbk. melalui anak perusahaannya PT Bintaro Serpong Damai (BSD) meluncurkan tiga proyek, yang akan dilaksanakan di jalan tol Pondok Aren–Serpong yaitu pertama, konstruksi tidak sebidang ramp junction Serpong dengan exit ramp Pamulang.

Proyek ini bertujuan menghilangkan potensi weaving (dua arus bersilangan) di lokasi tersebut, kemudian untuk menghindari terjadinya potensi kecelakaan di Serpong Junction dengan meningkatkan faktor keselamatan bagi pengguna jalan.

Proyek ini juga diharapkan dapat mengurai kemacetan yang sering terjadi di wilayah ROW (right of way) 30 Tangerang Selatan dengan dilakukannya pelebaran jalan dan perbaikan akses.

Kemudian yang kedua, proyek konstruksi penanganan banjir KM 8. Melalui proyek ini, perseroan berharap dapat memberikan solusi penanggulangan banjir yang terjadi hampir setiap tahunnya, sehingga ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, akses Jalan Tol BSD (Bumi Serpong Damai) dan Serpong Junction dapat dilalui tanpa adanya hambatan banjir atau genangan air.

Ketiga, proyek konstruksi tidak sebidang akses on ramp Rawabuntu pada jalan tol ruas Pondok Aren–Serpong. Keseluruhan proyek ini ditujukan untuk mengatasi kemacetan di depan Stasiun Rawabuntu menuju ke tol BSD sekaligus mempermudah pergerakan arus lalu lintas di Simpang Tekno menuju ke area tol.

Dengan demikian, pengendara yang menuju ke arah tol tidak perlu melewati jalan eksisting di sekitaran Stasiun Rawabuntu atau dapat langsung menuju akses baru di awal sekitar Latinos.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir jalan tol tangerang selatan kemacetan nusantara infrastructure
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top