Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wagub : Ada Warga DKI Takut Dites Corona, Ini Latar Belakangnya

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui ada warga Ibu Kota takut dites Covid-19 dengan alasan takut terpapar kemudian diisolasi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Oktober 2020  |  22:36 WIB
Ilustrasi swab test Covid-19. - Antara
Ilustrasi swab test Covid-19. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebutkan bahwa sebagian kecil warga Ibu Kota takut jika menjalani tes virus corona jenis Covid-19.

"Memang di awal-awal, sebagian kecil masyarakat takut dites, takut terpapar kemudian diisolasi," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria selepas mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu Jakarta pada Sabtu (3/10/2020).

Ariza meminta agar warga DKI tidak khawatir dan tidak perlu takut untuk mengikuti tes yang dilakukan pemerintah. Justru kata dia, dengan seringnya tes dilakukan, itu menjadi indikator pemerintah untuk memberikan penanganan dan pelayanan lebih baik.

Pemprov DKI dan DPRD menyepakati adanya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) penanggulangan Covid-19 sebagai landasan atas berbagai kebijakan yang akan diambil pada masa pandemi. "Perda itu nantinya untuk memastikan semua penanganan berjalan lebih baik lagi."

Raperda itu akan mengatur setiap masyarakat di Jakarta dilarang menolak untuk dilakukan pelacakan kontak erat atau tracing. Pemprov DKI Jakarta juga melarang setiap orang menolak upaya pengobatan, vaksinasi, dan intervensi kesehatan lainnya.

Wagub Riza juga mengklaim tingkat kesembuhan pasien virus Covid-19 di Jakarta mencapai angka 82 persen dengan angka kematian terus menurun hingga 2,2 persen.

Riza memastikan pelayanan kesehatan di rumah sakit DKI dilakukan sebaik mungkin dengan sumber daya manusia, dokter hingga tenaga kesehatan yang cukup.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top