Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang Tahun Baru, Pemprov DKI Siap Kawal Aturan Isolasi WNA 5 Hari

Pemprov siap menjamin aturan karantina WNA yang diberlakukan Kemlu berjalan dengan efektif.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 29 Desember 2020  |  20:00 WIB
Foto aerial Simpang Susun Semanggi di Jakarta, Jumat (14/7). ANTARA FOTO - Sigid Kurniawan
Foto aerial Simpang Susun Semanggi di Jakarta, Jumat (14/7). ANTARA FOTO - Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Menjelang pergantian tahun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap mengawal penerapan aturan yang mewajibkan Warga Negara Asing (WNA) pendatang baru untuk menjalani isolasi selama minimal 5 hari. Aturan ini mulanya ditetapkan oleh Kementerian Luar Negeri RI dan berlaku hingga 31 Desember 2020 mendatang.

Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria yakin kebijakan ini bisa membantu menekan laju peningkatan kasus positif Covid-19 di ibu kota.

"Pemerintah pusat maupun provinsi siap dengan konsekuensi dari kebijakan. Ya jadi tidak masalah. Semua kebijakan yang sudah diambil, diputuskan, itu jadi tanggung jawab kita bersama," tutur Riza dalam konferensi pers Selasa (29/12/2020).

Selain isolasi, WNA yang datang ke ibu kota juga akan diwajibkan membawa hasil tes PCR negatif dari negara asalnya, dengan masa berlaku maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan. WNA juga diwajibkan melakukan tes ulang begitu tiba di Indonesia.

Adapun untuk warga Jakarta, Riza lantas mengimbau agar mereka tidak meninggalkan tempat tinggalnya untuk pergi ke daerah lain kecuali untuk kebutuhan mendesak. Dia juga mengingatkan agar masyarakat Jakarta terus mengedepankan budaya 3M yakni menjaga jarak aman, memakai masker dan mencuci tangan.

"Protokol kesehatan jangan sampai diabaikan. Untuk menghentikan pandemi ini, peran saling melengkapi antara masyarakat dengan pemerintah provinsi dan pusat sangat dibutuhkan," sambungnya.

Hingga Selasa (29/12/2020) hari ini, kasus kumulatif Covid-19 di Indonesia tercatat telah menyentuh angka 727.122. Dari jumlah tersebut, baru 596.783 orang yang dinyatakan sembuh. Sementara, jumlah korban meninggal ditaksir mencapai 21.703.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov dki jakarta WNA
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top