Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov DKI Siapkan TPU Srengseng Sawah untuk Pemakaman Jenazah Covid-19

Pihaknya tengah mengerjakan pembukaan lahan baru TPU Srengseng Sawah yang terletak di Jalan Srengseng Sawah Raya, Jagakarsa untuk pemakaman jenazah Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  21:59 WIB
Petugas memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Selasa (8/9/2020). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Petugas memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Selasa (8/9/2020). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan lahan baru Tempat Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, untuk pemakaman jenazah pasien Covid-19 seiring berkurangnya kapasitas makam yang sudah ada.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan, Winarto, Jumat (22/1/2021), mengatakan pihaknya tengah mengerjakan pembukaan lahan baru TPU Srengseng Sawah yang terletak di Jalan Srengseng Sawah Raya, Jagakarsa.

"Hari ini kita sedang mempersiapkan lahan baru, ini nama lokasinya di Jalan Srengseng Sawah Raya, luasnya kurang lebih 1,2 hektare," kata Winarto.

Sejak 12 Januari 2021, TPU Srengseng Sawah telah disiapkan menjadi pemakaman alternatif pemakaman jenazah pasien Covid-19 selain TPU Tegal Alur dan Pondok Rangon yang hampir penuh.

Pemakaman COVID-19 telah mulai Rabu (12/1) sebanyak 47 jenazah, lalu Kamis (13/1) sebanyak 54 jenazah, Jumat (15/1) sebanyak 45 jenazah dan Sabtu (16/1) sebanyak 48 jenazah. Total ada 257 jenazah yang dimakamkan selama periode 12-16 Januari 2021.

Winarto menyebutkan, pihaknya tengah melakukan pengerjaan pembersihan lahan untuk TPU. Selanjutnya dilakukan pematokan oleh petugas perencanaan bidang pemakaman. Pematokan itu dilakukan untuk mengetahui daya tampung pemakaman di lahan baru tersebut.

"Setelah lahan rata dibersihkan, baru nanti dilakukan pematokan oleh seksi perencanaan bidang pemakaman. Bisa menampung berapanya nanti setelah ada pembersihan," ujar Winarto.

Kasatpel Zona 15 TPU Srengseng Sawah, Sutandyo menyebutkan, daya tampung TPU Srengseng Sawah hampir penuh. Hingga Jumat siang, hanya tersisa 15 liang lahat Covid-19 dari 560 kapasitas makam.

"Kapasitas makam untuk sekarang 560 makam dan sampai kemarin sore closing sudah terpakai 530 (petak makam)," kata Sutandyo.

Ia menambahkan, jika ada kiriman jenazah lagi makan kapasitas makam yang tersisa akan penuh. "Sisa 30 makam, hari ini sudah masuk 15 jenazah. Kalau 15 lagi masuk berarti selesai," ujar Sutandyo.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji sempat mengecek kondisi TPU Srengseng Sawah pada Ahad (17/1). Saat itu sedang ada kegiatan pengerukan menggunakan alat berat milik Sudin Sumber Daya Air.

Menurut Isnawa, Sudin SDA dan Sudin Pertamanan bersinergi menggali titik lahan lahan kosong di TPU Srengseng Sawah untuk pemakaman Covid-19.

Melihat tingginya angka kasus Covid-19, berkurangnya jumlah rawat inap di rumah sakit, serta jumlah pemakaman yang semakin sempit, Isnawa kembali mengingat masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Perketat lagi protokol kesehatan, selain 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, tolong jangan berkerumun, acara kumpul-kumpul dan tetap di rumah, kita lihat rumah sakit sudah penuh, tenaga kesehatan kita kewalahan," kata Isnawa.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top