Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sering Banjir, Pemprov DKI Mau Bangun Rumah Susun Panggung di Cipinang Melayu

Banjir kembali merendam permukiman warga di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, akibat luapan Kali Sunter, pada Rabu (14/4/2021) hingga Kamis (15/4/2021) dini hari.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 15 April 2021  |  18:52 WIB
Ilustrasi - Petugas Satpol PP memantau genangan air yang terjadi di Jalan H Sulaiman, Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Selasa (16/2/2021). Genangan air terjadi akibat luapan saluran penghubung Sulaiman yang meluap. - Antara
Ilustrasi - Petugas Satpol PP memantau genangan air yang terjadi di Jalan H Sulaiman, Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Selasa (16/2/2021). Genangan air terjadi akibat luapan saluran penghubung Sulaiman yang meluap. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau Ariza mengatakan pihaknya berencana membangun rumah susun panggung di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, untuk mengatasi persoalan banjir di daerah tersebut.

Konsep itu, menurut Ariza, diarahkan untuk menjawab persoalan kontur tanah Cipinang Melayu yang relatif rendah jika dibandingkan dengan daerah lainnya.

Rencananya, rumah susun panggung itu bakal dibangun dengan menyediakan basement khusus untuk menampung air luapan.

“Di situ nanti harus dibangun rusunawa, rusunami, sehingga bawahnya kosong. Ketika kemarau jadi basement, jadi tempat bermain. Ketika hujan, banjir, jadi tempat tampungan air,” kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Dia menerangkan, banjir yang sempat merendam permukiman warga Cipinang Melayu, Jakarta Timur, buntut dari pengurukan tanah untuk pembuatan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada awal tahun 1960.

Akibat pengurukan tanah itu, kawasan Cipinang Melayu yang kini dimukimi warga terlanjur menjadi kubangan.

Konsekuensinya, kontur tanah di kawasan itu menjadi relatif rendah jika dibandingkan daerah lainnya.

“Waktu bangun GBK kan diuruk tanah diambil dari sana, di antaranya dari Kalibata dan sebagainya, diuruk sehingga lahan yang dikeruk menjadi kubangan,” ujar dia.

Banjir kembali merendam permukiman warga di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, akibat luapan Kali Sunter, pada Rabu (14/4/2021) hingga Kamis (15/4/2021) dini hari.

Menurut petugas PPSU Cipinang Melayu  bernama Agus, bahwa banjir yang merendam permukiman itu terjadi karena intensitas hujan tinggi sejak kemarin sore yang mengakibatkan Kali Sunter meluap.

"Akibat hujan di hulu. Sekarang sudah mulai penyurutan," kata Agus di Jakarta, Kamis (15/4/2021). Salah warga terdampak banjir Yati mengatakan air luapan Kali Sunter mulai menggenangi permukimannya pada Rabu (14/4/2021) sekitar pukul 18.30 WIB.

Akibat luapan Kali Sunter tersebut, permukiman di rumahnya digenangi air setinggi hingga satu meter. Dia pun terpaksa harus mengungsi sementara ke kantor RW setempat sambil menunggu air surut.

"Ini sudah tiga kali selama tahun 2021," ujar Yati.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Banjir Jakarta wagub dki
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top