Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hari Lingkungan Hidup, Anies Luncurkan Gerakan Jakarta Sadar Sampah

Anies Baswedan menjelaskan alasannya memilih pendekatan gerakan dan kolaborasi untuk mengatasi permasalahan lingkungan di DKI Jakarta.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 05 Juni 2021  |  22:44 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi keterangan saat dijumpai Bisnis di kediamannya, Kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (13/5/2021). JIBI - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi keterangan saat dijumpai Bisnis di kediamannya, Kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (13/5/2021). JIBI - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam rangka memperingati puncak Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, meluncurkan gerakan Jakarta Sadar Sampah.

Gerakan itu diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran setiap warga di Ibu Kota untuk mengurangi, memilah, dan mengolah sampah yang dikerjakan secara berkolaborasi. Peluncuran gerakan tersebut dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring) di Balai Kota Jakarta, pada Sabtu (5/6).

Anies menjelaskan alasannya memilih pendekatan gerakan dan kolaborasi untuk mengatasi permasalahan lingkungan, khususnya dalam program Jakarta Sadar Sampah.

“Salah satu aspek yang paling mendasar dalam kehidupan kita yang harus dikerjakan dengan pendekatan gerakan dan kolaborasi adalah pengelolaan lingkungan hidup, ini adalah tema yang paling relevan digaungkan dengan pendekatan gerakan. Apalagi kita sedang meluncurkan Jakarta Sadar Sampah,” kata Anies saat menyampaikan sambutannya, Sabtu (5/6/2021) seperti dikutip dari laman resmi PPID DKI Jakarta.

Melalui Jakarta Sadar Sampah, imbuhnya, masyarakat akan terlibat aktif untuk mengurangi, memilah, dan mengolah residu dari sampah yang mereka hasilkan, sehingga pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab setiap individu.

Anies berharap pengelolaan sampah nantinya pun dapat lebih optimal atas keterlibatan tiap warga.

“Kita menyadari setiap pribadi kita menghasilkan output yang digunakan dan yang dibuang (residu/sampah). Apabila kita masing-masing sadar bahwa setiap kita menghasilkan residu, maka kita juga harus mengelola residunya. Itulah kenapa kita harus bangun kesadaran di tingkat individu, bukan hanya di tingkat policy maker dan aktivis,” ujarnya.

Melalui gerakan tersebut, Anies juga berharap Jakarta akan menjadi kota dengan penduduk yang memiliki kesadaran tinggi untuk mengurangi residu sampah, mengelola sampah dan mendaur ulang sampah.

“Inilah kenapa Jakarta Sadar Sampah harus tumbuh. Jadi, bukan sekadar program, tapi jadi gerakan yang harus kita kerjakan bersama-sama,” ungkapnya.

Gubernur Anies juga mengapresiasi pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan peluncuran Jakarta Sadar Sampah, di mana Pemprov DKI Jakarta telah membangun kolaborasi untuk pengelolaan sampah dan lingkungan hidup dengan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik, Rekosistem, dan Indonesia Indah Foundation.

Selain meluncurkan Jakarta Sadar Sampah, rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Ibu Kota ditutup dengan secara seremonial pemadaman lampu pada tujuh ikon Jakarta sebagai aksi kampanye penghematan energi di Hari Lingkungan Hidup. Mulai dari Balai Kota Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Monumen Nasional dan Air Mancurnya, Patung Arjuna Wiwaha dan Air Mancurnya, Bundaran Hotel lndonesia dan Air Mancurnya, Patung Pemuda dan Air Mancurnya, Patung Pahlawan, dan Patung Jenderal Sudirman.

Untuk diketahui, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dilaksanakan sebagai puncak acara dan refleksi dari rangkaian yang sudah berjalan pada 1-5 Juni 2021.

Pada 1 Juni lalu, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta telah melaksanakan uji coba pemilahan dan pengangkutan sampah terjadwal di 147 RW percontohan.

Kemudian, pada 2 Juni, ada aksi penanaman mangrove di Kepulauan Seribu dan ada podcast yang mengangkat isu restorasi ekosistem: penerapan 0 sampah di keseharian kita.

Kemudian, pada 3 Juni, diadakan pula Bimbingan Teknik tentang penanganan sampah laut dengan teknologi pirolisis. Lalu, adapula uji emisi gratis pada 5 Juni.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta Anies Baswedan hari lingkungan hidup
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top