Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Dishub DKI Pastikan Seluruh Pengemudi Ojol di Jakarta Kantongi STRP

STRP bagi seluruh pengemudi Ojol itu diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta beberapa waktu lalu.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 14 Juli 2021  |  14:33 WIB
Dishub DKI Pastikan Seluruh Pengemudi Ojol di Jakarta Kantongi STRP
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Polisi Audie S Latuheru dan Dandim 0503 JB Kolonel Infanteri Dadang Ismail Marzuki melepas komunitas ojek "online" yang bergabung dalam Satgas Pencegahan Covid-19 di Mako Polres Metro Jakarta Barat, Rabu. (23/9/2020). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menegaskan seluruh pengemudi ojek online atau Ojol sudah mendapatkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Darurat di Ibu Kota.

Syafrin menuturkan STRP bagi seluruh pengemudi Ojol itu diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

“Seluruhnya sudah mendapatkan STRP yang sudah diterbitkan oleh dinas tersebut,” kata Syafrin di Polda Metro Jaya, Rabu (14/7/2021).

Pengemudi Ojol itu, Syafrin memerinci, berasal dari perusahaan seperti Gojek, Grab, Maxim dan Shopee.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah mengeluarkan SK Kadishub No. 282/2021 yang berisi bahwa pengemudi transportasi daring wajib memiliki STRP yang diajukan secara kolektif oleh penanggungjawab perusahaan aplikasi.

Sayangnya, fakta di lapangan menunjukkan banyaknya pengemudi ojek online (ojol) yang kebingungan memenuhi persyaratan dokumen tersebut.

Sekretaris Jenderal Perkumpulan Armada Sewa (PAS Indonesia) Wiwit Sudarsono mengatakan saat ini baru beberapa saja mitra pengemudi yang memiliki STRP tersebut. 

"Persyaratan pengurusan STRP bagi ojol maupun taksi online, salah satunya adalah surat pengantar dari tempat dia bekerja. Nah ojol maupun taksi online apakah harus minta pengantar ke aplikator sedangkan kantor aplikator pun saat ini tutup," katanya kepada Bisnis.com, Selasa (13/7/2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta Gojek PPKM Darurat
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top