Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPKM Jawa-Bali Berakhir Besok, Begini Update Covid-19 Jakarta

Masa PPKM di Jawa-Bali, termasuk DKI Jakarta yang diperpanjang pada 18 Januari 2022 lalu akan berakhir besok, Senin, 24 Januari 2022.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 23 Januari 2022  |  17:17 WIB
rnPengendara melintas di jalur penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Jakarta, Minggu (1/8/2021). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim kondisi penyebaran virus corona di Ibu Kota mulai melandai. Hal ini tak lepas dari kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang akan berakhir pada Senin (2/8/2021). ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga\r\n
rnPengendara melintas di jalur penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Jakarta, Minggu (1/8/2021). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim kondisi penyebaran virus corona di Ibu Kota mulai melandai. Hal ini tak lepas dari kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang akan berakhir pada Senin (2/8/2021). ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali, termasuk DKI Jakarta yang diperpanjang pada 18 Januari 2022 lalu akan berakhir besok, Senin, 24 Januari 2022.

Pemerintah rencananya akan mengumumkan nasib PPKM Jawa-Bali, besok, Senin (24/1). Belum diketahui, apakah akan ada penyesuaian dalam aturan PPKM di Jawa-Bali, termasuk Jakarta pada periode berikutnya.

Kemungkinan dilakukannya pengetatan pembatasan sosial juga belum tertutup, meskipun sejauh ini pemerintah pusat masih menerapkan PPKM level 2 di DKI Jakarta.

Aturan PPKM di Jawa-Bali tertuang dalam Inmendagri No.03/2022. Beleid itu menyatakan PPKM di Jawa dan Bali berlaku selama satu minggu yakni mulai dari 18 Januari sampai dengan 24 Januari 2022.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan akan terus melakukan pemantauan secara ketat terhadap perkembangan kasus Covid-19 varian Omicron.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan kebijakan PPKM terus diimplementasikan sebagai instrumen pengendalian pandemi di Tanah Air.

Luhut menyatakan perpanjangan PPKM Jawa-Bali kembali dilakukan sekali seminggu untuk dapat mengantisipasi perkembangan Omicron yang begitu cepat.

“Pemerintah juga akan kembali melakukan asesmen PPKM yang dievaluasi setiap minggunya dan menghapus asesmen dua minggu, semata-mata untuk mengikuti perkembangan kasus Omicron yang diprediksi meningkat sangat cepat ini,” ujar Luhut dalam keterangan pers usai Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi PPKM yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Minggu (16/1/2022), secara virtual.

Berakhir besok, berikut kondisi atau indikator terkini penanganan Covid-19 di DKI Jakarta dalam sepekan terakhir dilansir dari laman resmi corona.jakarta.go.id:

1. Kasus Covid-19

Dalam sepekan terakhir, tepatnya 15-22 Januari 2022, data Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat penambahan sebanyak 7.205 kasus dengan total 877.568 per Sabtu (15/1/2022).

Sementara kasus aktif, termasuk masyarakat yang masih dirawat/isolasi dalam sepekan terakhir bertambah sebanyak 4.071 kasus sehingga totalnya saat ini berjumlah 7.840 atau setara dengan 0,4 persen dari total kasus aktif di Indonesia.

Untuk pasien sembuh tercatat sebanyak 856.137 orang. Total pasien sembuh dalam sepekan terakhir sebanyak 3.134 orang. Adapun, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Ibu Kota saat ini angkanya mencapai 98,0 persen.

Sementara itu, tercatat tidak ada korban meninggal pasien Covid-19 selama periode 15-22 Januari 2022. Total, DKI Jakarta mencatat jumlah kasus meninggal sebanyak 13.588 kasus kematian.

Terkait kasus Omicron, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan kasus varian tersebut terus bertambah, totalnya menembus 1.313 kasus per Sabtu (22/1/2022).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan dari 1.313 orang yang terinfeksi, sebanyak 854 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), sedangkan 459 lainnya adalah transmisi lokal.

"Masyarakat harus mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini terus meningkat di Jakarta," kata Dwi dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/1/2022).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta Covid-19 PPKM omicron
Editor : Fitri Sartina Dewi

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top