Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perluasan Cakupan Layanan Air Bersih di Jakarta Terkendala Anggaran

Pemprov DKI Jakarta masih terkendala anggaran untuk mempercepat perluasan cakupan air bersih bersih di Ibu Kota.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 31 Januari 2022  |  12:10 WIB
Marullah Matali saat memberikan sambutan dalam salah satu acara yang digelar di Jakarta. - Antara
Marullah Matali saat memberikan sambutan dalam salah satu acara yang digelar di Jakarta. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta masih terkendala anggaran untuk mempercepat perluasan cakupan air bersih di Ibu Kota. Sejumlah upaya dilakukan untuk menemukan jalan keluar permasalahan tersebut.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali mengatakan, cakupan pelayanan air bersih di Jakarta baru menyentuh 66 persen. Anggaran yang cukup besar diperlukan untuk menyelesaikan sisa cakupan air bersih.

"Itu membutuhkan anggaran yang cukup besar," ujarnya kepada wartawan di Jakarta pada Senin (31/1/2022).

Namun, Marullah tidak memerinci berapa anggaran yang diperlukan untuk memenuhi keperluan tersebut.

Saat ini, sambungnya, Pemprov DKI menempuh pembicaraan untuk membahas anggaran tersebut dengan sejumlah pihak melalui skema Kerja Sama Pemerintah Daerah dan Badan Usaha (KPDBU).

Marullah berharap, upaya tersebut bisa menjadi jalan bagi Pemprov DKI untuk memperluas cakupan air bersih di Jakarta, meskipun kondisi keuangan daerah masih terpukul akibat terdampak pandemi Covid-19.

Dari 66 persen cakupan layanan air bersih, sambungnya, terdapat kurang lebih 12.000 km jaringan pipa yang sudah terinstalasi. Diperlukan lebih dari 4.000 km jaringan pipa untuk dapat memenuhi keperluan air bersih di Jakarta.

Perlu diketahui, saat ini PAM Jaya baru menghasilkan 21.000 liter air bersih per detik yang dialirkan dari Jatiluhur 1-2 serta Karya.

Marullah mengatakan, diperlukan sekitar 11.000 liter per detik lagi untuk memenuhi cakupan air bersih di Ibu Kota.

"Mudah-mudahan pada 2030 PAM Jaya bisa melayani warga dan masyarakat Jakarta 100 persen," ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta air bersih
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top