Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tahun Ini Pemprov DKI Punya Strategi Berbeda Untuk Tangani Banjir, Apa Itu?

Belum berhasil mengatasi bencana banjir, Pemprov DKI Jakarta akan mencoba strategi berbeda tahun ini.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 08 Maret 2022  |  13:09 WIB
Tahun Ini Pemprov DKI Punya Strategi Berbeda Untuk Tangani Banjir, Apa Itu?
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan pernyataan di Balai Kota Jakarta, Rabu (16/6/2021) malam. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Belum berhasil mengatasi bencana banjir, Pemprov DKI Jakarta akan mencoba strategi berbeda tahun ini dengan merevitalisasi sejumlah sungai, waduk, dan polder.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan sebanyak 9 Polder, 4 Waduk, revitalisasi 2 Kali akan direvitalisasi tahun ini sebagai strategi pengendalian banjir di Jakarta setelah sebelumnya gagal dalam melaksanakan program normalisasi sungai.

"Tahun ini cukup besar perhatian kita untuk upaya pengendalian banjir dengan revitalisasi sungai, waduk, kemudian pompa-pompa. Insya Allah periode ini akan banyak perubahan dalam pengendalian banjir," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (8/3/2022).

Dalam penerapannya, sambung Riza, Pemprov DKI Jakarta menerapkan program 942-DV Projects sebagai kegiatan super prioritas Dinas Sumber Daya Air melalui pembangunan 9 Polder, 4 Waduk, revitalisasi 2 Kali dan peningkatan Draignase Vertikal (DV).

Program 942- DV dimulai dari pembangunan dan rehabilitasi sistem folder di 9 lokasi, meliputi Polder Kelapa Gading, Polder Pulomas, Polder Muara Angke, Polder Teluk Gong, Polder Mangga Dua, Polder Green Garden, Polder Marunda JGC, Pompa Tipala- Adhyaksa, dan Polder Kamal.

Sekadar informasi, sistem polder merupakan mekanisme penanganan banjir atau rob dengan melengkapi sarana fisik seperti sistem drainase kawasan, kolam resistensi, tanggul keliling kawasan, pompa dan pintu air, sebagai satu kesatuan.

Untuk waduk, akan dilakukan pembangunan 4 titik, yakni Waduk Brigif, Waduk Lebak Bulus, Waduk Pondok Rangon dan Waduk Wirajasa. Untuk kali, Dinas SDA DKI Jakarta akan merevitalisasi kali sodetan Muara Bahari-Kali Besar dan Kali Ciliwung Pasar Baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir Banjir Jakarta dki jakarta
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top