Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pendatang Baru Masuk Jakarta, PDIP Imbau Pemprov DKI Gelar Operasi Yustisi

Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengimbau Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk melakukan Operasi Yustisi.
Pernita Hestin Untari
Pernita Hestin Untari - Bisnis.com 11 Mei 2022  |  12:55 WIB
Pendatang Baru Masuk Jakarta, PDIP Imbau Pemprov DKI Gelar Operasi Yustisi
Pemudik penumpang KA Menoreh asal Semarang berjalan menuju pintu kedatangan saat tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (10/7/2016). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengimbau Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk melakukan Operasi Yustisi terkait pendatang baru atau urbanisasi ke Ibu Kota pascalibur Lebaran 2022.

Awalnya, dia mengaku setuju dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang mengatakan Jakarta terbuka untuk semua orang.

"Memang yang dikatakan Pak Wagub (benar)itu Jakarta sifatnya kota terbuka siapapun boleh masuk," kata Gembong dihubungi Bisnis, Selasa (10/5/2022).

Namun, Gembong mengatakan Operasi Yustisi dilakukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan seperti angka pengangguran bertambah. Terlebih Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta  memperkirakan pendatang baru kemungkinan akan mencapai  sekitar 150 ribu sampai 180 ribu per tahun dan jumlah bulan terbanyak adalah saat arus balik mudik Lebaran.

"Tapi untuk menghindari hal-hal yang tidak dimungkinkan, Operasi Yustisi dalam rangka memastikan bahwa mereka datang ke Jakarta sudah bisa berkompetisi di Jakarta," katanya.

Gembong juga berharap dengan Operasi Yustisi   diketahui pendatang baru benar-benar memiliki tujuan di Jakarta.

Selain itu, untuk mengetahui apakah para pendatang baru sudah memiliki jaminan keluarga, pekerjaan, ataupun tempat tinggal.

"Sifatnya pencegahan," kata Gembong.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebelumnya memastikan tidak ada operasi yustisi untuk pendatang baru pascalibur Lebaran 2022.

Menurutnya, Jakarta merupakan kota milik bersama, bahkan warga asing pun diperbolehkan datang.

"Jadi kita tidak pernah ada pembatasan apalagi larangan orang datang ke Jakarta," kata Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (9/5/2022) malam.

Kendati demikian, Ariza mengimbau masyarakat yang ingin mengadu nasib di Jakarta untuk benar-benar sudah memiliki tujuan. Sehingga, jangan sampai ketika sudah tiba di Ibu Kota justru menjadi pengangguran.

Dia juga mengatakan pihaknya akan tetap mempertimbangkan untuk melakukan operasi yustisi apabila diperlukan. 

"Nanti akan kita liat perkembangannya apakah diperlukan atau tidak," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdip urbanisasi operasi yustisi arus balik lebaran
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top