Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLN Tingkatkan Pasokan Listrik di Kawasan Bisnis Jakarta

Pertumbuhan kebutuhan listrik di wilayah Tangerang dan Pusat Bisnis PIK 2 semakin meningkat selama beberapa tahun terakhir.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 22 Mei 2022  |  02:20 WIB
Seorang warga berjalan di Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta, Minggu (14/3/2021).ANTARA FOTO/Fauzan - rwa
Seorang warga berjalan di Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta, Minggu (14/3/2021).ANTARA FOTO/Fauzan - rwa

Bisnis.com, JAKARTA — PLN membangun dua infrastruktur ketenagalistrikan, yaitu Gardu Induk Digital (GID) 150 kV Teluk Naga II dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Teluk Naga Incomer yang berada di Kabupaten Tangerang.

Kedua infrastruktur ini nantinya akan menyuplai listrik di kawasan bisnis Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 yang memiliki kebutuhan beban terbesar serta wilayah permukiman di sekitar Tangerang.

“Pertumbuhan kebutuhan listrik di wilayah Tangerang dan Pusat Bisnis PIK 2 semakin meningkat selama beberapa tahun terakhir, yang mana diprediksikan terus tumbuh ke depannya seiring dengan mulai pulihnya kegiatan masyarakat saat ini," ujar General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB) Octavianus Padudung melalui siaran pers, Sabtu (21/5/2022).

GID 150 kV Teluk Naga II yang berlokasi di Kecamatan Kosambi, Tangerang ini merupakan GID kedua yang dibangun oleh PLN UIP JBB. Saat ini, pembangunan GID sudah selesai dilaksanakan. Nantinya, GID 150 kV Teluk Naga II ini akan mendapatkan suplai listrik dari PLTU Lontar.

Tidak hanya itu, GID ini juga memiliki keunggulan lain seperti pengurangan penggunaan kabel tembaga dan digantikan dengan kabel fiber optik. “GID ini merupakan salah satu hasil inovasi dari PLN yang menggunakan teknologi terbaru,” ungkap Octavianus.

Manager UPP JBB 2 Budi Ari Wibowo menjelaskan, dengan menggunakan kabel fiber optik, secara tidak langsung PLN melakukan efisiensi biaya, mutu, dan waktu.

“Selain itu, dengan adanya sistem pengoperasian yang bersifat remote akan meningkatkan keamanan dari instalasi tersebut serta mengurangi potensi kecelakaan kerja seperti sengatan listrik [electrical shock] karena aspek kesehatan dan keamanan ketenagalistrikan bisa dikontrol dengan maksimal,” jelas Budi

Untuk proyek SUTT 150 kV Teluk Naga Inc terdiri atas 17 tower yang nantinya akan menggunakan empat sirkit. Hingga saat ini, progres pembangunan untuk tahap pondasi dan pendirian tower (erection) sudah selesai 14 dari 17 tower. Proyek yang terbentang sepanjang 21,2 kilometer sirkit (kms) ini mempunyai tingkat kesulitan masing-masing seperti desain pondasi tower yang perlu perhatian khusus karena didominasi lahan berupa rawa serta tambak, akses jalan untuk pengangkutan material konstruksi yang menantang, dan ketersediaan lahan yang terbatas.

Setelah proses pembangunan proyek ini rampung dan siap dioperasikan, nantinya akan mengalirkan listrik dari GI 150 kV Lontar.

GID 150 kV Teluk Naga II dan SUTT 150 kV Teluk Naga Incomer ini dijadwalkan akan beroperasi pada 2022 sesuai dengan RUPTL PLN Tahun 2021-2030.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN dki jakarta tangerang
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top