Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Stok Barang di Pasar Tanah Abang Pulih, Pembeli Masih Sepi

Pembeli di Pasar Tanah Abang masih sepi pasca libur lebaran lalu.
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 24 Mei 2022  |  14:32 WIB
Suasana Pasar Tanah Abang masih terlihat sepi pasca libur lebaran. - Afiffah Rahmah Nurdifa
Suasana Pasar Tanah Abang masih terlihat sepi pasca libur lebaran. - Afiffah Rahmah Nurdifa

Bisnis.com, JAKARTA -- Aktivitas perdagangan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat masih sepi pasca libur lebaran. Padahal, stok barang sudah pulih seperti semula. 

Sekadar informasi, persedian barang dari pedagang Pasar Tanah Abang sempat menipis jelang lebaran 2022. 

Pedagang Pasar Tanah Abang Blok B, Yulia Avisena (25) mengatakan bahwa menipisnya stok barang dipicu oleh membludaknya penjualan menjelang lebaran tahun ini.

Namun demikian, lanjut dia, lonjakan pengunjung pasar terjadi hanya ketika menjelang lebaran. Sedangkan pasca libur lebaran, pembeli kembali menurun meski tak separah saat pandemi.

Yulia mengaku harus memutar otak untuk menarik minat pembeli, salah satunya dengan memasang harga obral besar. "Kita pasang harga obral, diturunin supaya penjualan makin laris," ujarnya. 

Tak hanya itu, dia juga melayani pesanan langganan melalui chat online. Hal ini dianggap sebagai upaya strategis tambahan disamping penjualan langsung.

Sementara itu Pengelola Pusat Pperbelanjaan Tanah Abang Hery Supriatna menambahkan bahwa pada minggu pertama buka pasca lebaran, hanya sedikit pedagang yang membuka lapaknya.

Namun, menurutnya pada minggu ini dipastikan sudah 80 persen pedagang aktif dan telah restock barang mereka.

Di sisi lain, pengunjung masih belum ada peningkatan, “Karena kondisinya mungkin masih pasca lebaran, biasanya gitu sih pasar tanah abang itu kalo udah lebaran ya sepi nih paling nggak sampai dengan pertengahan Juni ini,” kata Hery.

Menurut Hery, puasa dan lebaran kemarin merupakan momentum yang baik untuk aktivitas perdagangan. Di tahun ini, peningkatan penjualan sangat signifikan dibandingkan dua tahun lalu meskipun memang belum stabil seperti sedia kala, sebelum adanya pandemi Covid-19.

Hery mengenang kondisi puasa lebaran tahun lalu dimana pasar masih banyak dibatasi untuk kapasitas pengunjung hanya 25% karena PPKM level tinggi, sehingga akses ke tanah abang tahun lalu pun sulit.

“Tahun ini alhamdulillah sangat ramai karena kebijakan pemerintah melonggarkan PPKM, akses untuk pengunjung luar daerah Jakarta pun bisa berkunjung kesini” lanjutnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar tanah abang
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top