Wagub DKI Ungkap Tempat Tidur RS Rujukan Covid-19 Terpakai 16 Persen

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan bahwa total tempat tidur di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 yang terpakai yakni 592 dari 3600 yang telah disediakan.
Ilustrasi - Perawat mengenakan pakaian APD (alat pelindung diri) baju hazmat (hazardous material) membawa pasien dalam pengawasan Covid-19 (Corona Virus Desease)/ANTARA
Ilustrasi - Perawat mengenakan pakaian APD (alat pelindung diri) baju hazmat (hazardous material) membawa pasien dalam pengawasan Covid-19 (Corona Virus Desease)/ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria mengungkapkan bahwa tempat tidur untuk pasien di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 di Jakarta sudah terpakai 16 persen. Perinciannya, total yang terpakai yakni 592 kamar tidur dari 3600 yang telah disediakan.

"Tempat tidur saat ini ada 3600 yang disiapkan. Sudah terpakai 592, itu artinya 16 persen," kata Riza Patria di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Selasa (12/7/2022).

Sementara itu, ruang Intensive Care Unit (ICU) yang terpakai yakni mencapai 66 dari 609 ruang yang telah disediakan. Ini artinya ruangan ICU di RS rujukan Covid-19 di wilayah Jakarta sudah terpakai 11 persen.

Riza Patria juga memastikan bahwa tidak ada masalah terkait fasilitas di RS rujukan Covid-19 di wilayah DKI Jakarta.

"Kita akan terus meningkatkan vaksin ketiga, yang penting warga Jakarta pastikan semua keluarga sudah mendapatkan vaksin booster ketiga," pungkasnya.

Menurut catatan @dkijakarta pada 3 Juli 2022, tempat tidur pasien Covid-19 di RS rujukan Covid-19 DKI Jakarta ada 3.640 tempat tidur dan terpakai 506 pasien atau 14 persen. Sementara itu untuk ruang ICU dari 623 tempat tidur, telah terpakai 57 pasien per 3 Juli.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta juga mencatatkan 812 kasus baru positif Covid-19 di Jakarta pada Senin, 11 Juli kemarin. Dari data tersebut, total Covid-19 terkonfirmasi 1.282.876 kasus per 11 Juli.

Adapun laporan kasus aktif atau orang yang masih dalam perawatan intensif maupun isolasi mandiri di Ibu Kota bertambah 356 orang dengan total 10.462 orang per kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper