Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

PDIP Sebut Program Rumah DP Nol Rupiah Besutan Anies Baswedan Abal-Abal

Ketua Fraksi PDIP DPRDDKI Gembong Warsono menyebut, bahwa Rumah DP Nol Rupiah program abal-abal.
Pernita Hestin Untari
Pernita Hestin Untari - Bisnis.com 02 November 2022  |  12:31 WIB
PDIP Sebut Program Rumah DP Nol Rupiah Besutan Anies Baswedan Abal-Abal
Rusunawa di Tanah Abang, Jakarta./Antara - Galih Pradipta
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan, bahwa Program Rumah DP Nol Rupiah besutan eks Gubernur DKI Anies Baswedan, abal-abal. Oleh karena itu, disarankan agar Pemprov DKI fokus membangun rumah susun sewa (rusunawa).

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI terkait rancangan KUA-PPAS APBD 2023 di Grand Cempaka Resort, Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/11/2022).

“Paparan dari Bappeda [Badan Perencanaan Pembangunan Daerah] alokasi anggaran untuk perumahan sekitar Rp1,2 triliun itu peruntukannya apakah untukrumah DP Nol Rupiah atau rumah susun sewa. Saya minta kepada Dinas Perumahan harusnya DKI fokus pada rumah susun sewa,” kata Gembong.

Dia menyarankan hal itu agar APBD DKI dapat diturunkan untuk membantu masyarakat. Dia kemudian menyinggung bahwa program rumah DP nol rupiah abal-abal.

“[Rumah] DP Nol Rupiah ini DP abal-abal. Jadi enggak usah kita debatkan, tapi yang pasti dari sisi peruntukan bahwa DP Nol Rupiah tidak tepat sasaran,” katanya.

Gembong mengatakan bahwa DP Nol Rupiah awalnya untuk golongan masyarakat miskin. Namun, kemudian Anies menaikkan batasan penghasilan tertinggi penerima manfaat fasilitas pembiayaan program Rumah DP Nol rupiah.

Anies mengerek penghasilan tertinggi menjadi Rp14,8 juta yang semula berada di titik atas Rp7 juta.

“Saya kira bukan orang miskin lagi,” katanya.

Diketahui, pembangunan rumah DP Nol Rupiah atau Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) yang dicanangkan Anies jauh dari target, padahal sudah diturunkan dari taget awal menjadi 10.000 unit. Awalnya, Anie smenargetkan pembangunan 232.214 unit.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta, Sarjoko mengungkapkan bahwa saat ini pembangunan rumah DP 0 Rupiah telah mencapai 2.322 unit, sehingga untuk mencapai angka 10.000 masih terlampau jauh.
Rinciannya 780 unit di Pondok Kelapa, 38 unit di Bandar Kemayoran, 149 Sentraland Cengkareng, dan 1.348 di Cilangkap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusunawa Anies Baswedan pdip dp nol rupiah
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top