Holly Anggela Sempat Menelpon untuk Minta Tolong

Bisnis.com, JAKARTA--Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Rikwanto mengatakan korban penganiayaan di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Holly Anggela Hayu Winanti sempat menelepon ibu angkatnya untuk meminta tolong."Korban
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 02 Oktober 2013  |  14:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Rikwanto mengatakan korban penganiayaan di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Holly Anggela Hayu Winanti sempat menelepon ibu angkatnya untuk meminta tolong.

"Korban sempat menelepon Kushandani Mukti Astuti, yaitu ibu angkatnya untuk meminta tolong. Sambungan teleponnya tidak sampai satu menit," kata Kombespol Rikwanto di Jakarta, Rabu (2/10/2013)

Rikwanto mengatakan sebelum kejadian itu, korban sempat datang ke rumah Kushandani di kawasan Cibubur pada pukul 15.00 WIB. Pukul 21.15, korban kembali ke apartemennya menggunakan taksi.

Pada pukul 22.38, Kushandani menerima panggilan telepon dari Holly. Dari suaranya, Kushandani memperkirakan saat itu korban sedang dianiaya. Namun, belum sempat mengetahui lebih detil, tiba-tiba sambungan telpon terputus.

"Lalu Kushandani menelepon teman-teman Holly untuk datang ke Kalibata. Saat itu tiga teman korban bernama Umar Hasan, Inal dan Sulaiman datang bersama seorang sekuriti dan ke kamar korban pukul 23.15," tutur Rikwanto.

Bersama tetangga korban di lantai sembilan apartemen bernama Richi, mereka kemudian berupaya mengetuk pintu kamar Holly. Namun, tidak ada jawaban maupun suara dari dalam kamar.

"Sebelumnya, Richi sudah mendengar suara keributan. Namun, saat mereka datang kondisi sudah sunyi senyap. Karena tidak ada jawaban, mereka kemudian mencoba membuka pintu secara paksa hingga akhirnya pintu didobrak," jelasnya.

Setelah pintu didobrak, mereka menemukan Holly dalam keadaan tertelungkup dengan tangan dan kaki terikat kabel "charger" ponsel. Saat itu, Holly masih bernafas. Sementara itu, pintu balkon terbuka dan di bawahnya ditemukan laki-laki tanpa identitas yang meninggal akibat melompat dari balkon.

"Saat itu, korban Holly langsung dilarikan ke rumah sakit tapi meninggal di perjalanan. Sementara ini, diduga kuat laki-laki tanpa identitas itu adalah penganiaya Holly," jelas Rikwanto. (T.D018/b/a011) arnaz

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pembunuhan, polda metro jaya, apartemen kalibata city, holly anggela hayu winanti

Sumber : Newswire

Editor : Ismail Fahmi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top