Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Teken Kerja Sama DKI & ITB

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menandatangani naskah kesepakatan bersama antara DKI Jakarta dengan Institut Teknologi Bandung mengenai tata letak kota dan pariwisata.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 17 April 2014  |  17:11 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, BANDUNG - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menandatangani naskah kesepakatan bersama antara DKI Jakarta  dengan Institut Teknologi Bandung mengenai tata letak kota dan pariwisata.

Penandatanganan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapim A Gedung Rektorat ITB.

Kerja sama Pemrov DKI dengan ITB sebenarnya telah berlangsung sejak lama, namun Memorandum of Understanding (MoU) harus diperbaharui  setiap lima tahun sekali agar program yang menggunakan dana pemerintah daerah dapat terlaksana dengan baik.

"Seharusnya diperbaharui pada Juni 2013 lalu, namun baru bisa dilaksanakan sekarang," ujar Jokowi, Kamis (17/4/2014).

Pemrov DKI bekerja sama dengan pihak ITB di bidang yang berkaitan dengan masalah Jakarta, seperti pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), pengembangan kawasan pemukiman kumuh, tata ruang kota, serta manajemen penanganan bencana.

Pemprov DKI, lanjut Jokowi, meyakini jika ITB memiliki ahli-ahli di bidang tersebut dan bisa memberikan kontribusi demi Jakarta yang lebih baik. Hal ini dipertegas juga oleh Rektor ITB Prof. Akhmaloka Ph.D.

"Kami ingin menjadikan Kota Jakarta menjadi lebih cantik di mata dunia karena orang luar negeri pertama kenal Indonesia dari ibukotanya. Jika Jakarta terlihat awut-awutan, orang juga akan menilai Indonesia jelek. Namun, kalau Jakarta cantik, merekapun juga berasumsi Indonesia juga cantik," tuturnya.

Selain pemrov DKI yang mendapat manfaat dari kerjasama ini, pihak ITB pun juga merasakan kontribusi positif dalam peningkatan kegiatan akademisnya.

"ITB juga akan mendapat  banyak hal karena melalui kerjasama ini dapat membantu dosen ITB untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi masyrakat dan bisa juga memperkaya mata kuliah di ITB. Tidak mungkin pendidikan tinggi teknik tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat," pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top