Buruh Tuntut Kenaikan Upah Minimum Sebesar 30%

Pendemo dari konfederasi serikat pekerja Indonesia (KSPI) dan federasi serikat pekerja metal Indonesia (FSPMI) yang jumlahnya mencapai sekitar 1.000 orang menggelar aksi untuk menuntut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2015.
Duwi Setiya Ariyanti | 02 Oktober 2014 14:53 WIB
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Pendemo dari konfederasi serikat pekerja Indonesia (KSPI) dan federasi serikat pekerja metal Indonesia (FSPMI) yang jumlahnya mencapai sekitar 1.000 orang menggelar aksi untuk menuntut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2015.

Pantauan Bisnis.com, salah seorang orator meminta penaikan UMP  pada 2015 bisa mencapai 30% dari Rp2,4 juta atau menjadi Rp3,2 juta.

"Kami meminta UMP 2015 bisa naik 30%," ujarnya di depan gedung Balai Kota, Kamis (2/10/2014).

Survei penetapan kebutuhan hidup layak (KHL), masih belum dapat diketahui hasilnya. Pasalnya, hasil tersebut masih menanti pelaksanaan survei putaran terakhir di bulan ini. Pendemo pun menuntut agar komponen KHL ditambah menjadi 84 item.

Akibat demo ini, ruas Jalan Merdeka Selatan ditutup. Setelah menyuarakan tuntutannya, pendemo bergerak ke Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sebelum sampai di Balai Kota, pendemo melakukan aksi long march mulai dari Bundaran Hotel Indonesia dan Istana Negara.

Tag : demo, upah minimum pekerja
Editor : Rachmad Subiyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top