Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sekda DKI Bantah Tertekan

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah membantah dirinya tertekan dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, termasuk soal transparasi penyusunan APBD melalui e-budgeting.
Veronika Yasinta
Veronika Yasinta - Bisnis.com 09 Maret 2015  |  22:11 WIB
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah. - JIBI
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA -  Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah membantah dirinya tertekan dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama, termasuk soal transparasi penyusunan APBD melalui e-budgeting.

Dia mengaku santai dan justru mendukung keterbukaan dalam akuntabilitas pemerintahan. Dia berpendapat korupsi merupakan musuh bersama yang harus diberantas untuk merubah Jakarta menjadi baru.

“Saya sih tidak merasa tertekan. Biasa-biasa saja, sepanjang kita mengusung keterbukaan dan transparasi,” ujarnya di Balai Kota, Jakarta, Senin (9/3/2015).

Mantan Wali Kota Jakarta Pusat menilai saat ini pihaknya tengah mengusung transparasi anggaran pada semua sisi. Terkait APBD, Pemprov DKI akann terus secara marathon membahas kelanjutan APBD yang tinggal menunggu hasil evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri yang dijadwalkan pada 13 Maret 2015 sampai ke eksekutif DKI.

“Saya enggak merasa ditekan. Saya berada di pihak yang mengusung transparansi. Makanya, kita besok marathon bahas terkait dengan APBD,” lanjutnya.

Sebelumnya, pihak DPRD menuding Saefullah ditekan oleh atasannya untuk menerapkan e-budgeting dalam penyusunan APBD 2015. Akibat penggunaan e-budgeting, legislatif menilai draf APBD yang dikirim ke Kemendagri pada 23 Februari 2015 palsu karena tidak sesuai dengan hasil paripurna.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ahok dprd dki apbd dki saefullah
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top