Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wagub Djarot Bilang SKPD DKI Jakarta Kurang Inisiatif

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan melakukan privatisasi pada sejumlah pelayanan publik seperti gelanggang olahraga, lahan parkir dan halte.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 27 Mei 2015  |  10:50 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat - Beritajakarta.com
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat - Beritajakarta.com

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan melakukan privatisasi pada sejumlah pelayanan publik seperti gelanggang olahraga, lahan parkir dan halte.

Pasalnya Ahok menginisiasi hal tersebut lantaran dirundung kekecewaan akan kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta yang sangat lamban.

Hal ini tercermin dari lambannya proses lelang kegiatan yang seharusnya sudah bisa dipersiapkan sejak November 2014. Keterlambatan itu dilansir akibat belum ada kepastian besaran APBD 2015.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menilai para SKPD memang memiliki beberapa ketakuran untuk mengambil inisiatif.

"Ada ketakutan mengambil resiko. Kalau kamu bekerja sesuai dengan prosedur, ketentuan, hatimu bersih, tidak ada mark up, tidak ada rekayasa, tidak perlu takut," ujar Djarot di Balai Kota.

Djarot memandang pola bekerja yang harus sesuai prosedur membuat SKPD lamban dalam melakukan inisiatif. Padahal menurut peraturan ada izin yang memperbolehkan SKPD mengajukam rencana pelelangan sebelum ada Pergub.

"Tidak perlu takut di mutasi, di rotasi, atau diturunkan jabatannya. Kerja saja yang bagus sesuai tugasmu dengan hati dam dia rajin turun ke lapangan. Rapat itu sedikit-sedikit saja, singkat-singkat saja, selebihnya ke lapangan," ujar Djarot.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

skpd Djarot Saiful Hidayat
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top