Pasar & Rusunawa di DKI Harus Rampung 2017

Pembangunan rumah susun sederhana sewa di atas pasar tradisional di DKI sudah harus siap beroperasi pada 2017.nn
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 02 Juni 2015 17:07 WIB
Bisnis.com, JAKARTA - Pembangunan rumah susun sederhana sewa di atas pasar tradisional di DKI sudah harus siap beroperasi pada 2017.
 
Sampai dengan berita ini diturunkan belum ada kepastian siapa pengembang yang dipercaya oleh Pemprov DKI untuk pembangunan proyek tersebut.
 
Menurut pengakuan Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Ika Lestari Aji mengaku pada awalnya proyek itu memang direncanakan akan dikerjakan oleh PD Pasar Jaya.
 
Namun karena tak mendapat penyertaan modal pemerintah (PMP) Pasar Jaya belum mengiyakan pembangunan program tersebut.
 
Ika menyatakan PD Pasar Jaya bukan mengaku tidak bisa membangun, namun pada dasarnya Pemprov DKI masih menyusun masterplan pembangunan.
 
"Bukan PD Pasar Jaya tidak sanggup, tetapi karena ada rencana mix itu masih harus dibahas lagi, saya belum bisa berstatement banyak yang pasti harus selesai 2017 dan bisa digunakan," ungkap Ika.
 
Ika mengaku anggaran pembangunan rusunawa tersebut berasal dari APBD Perubahan 2015 yang mana memberikan penyertaan modal pemerintah (PMP) kepada BUMD yang akan bertanggung jawab.
 
"Belum tahu rencananya kemana, tetapi yang pasti BUMD. Ini pengelolanya belum fix," tuturnya.
 
Adapun sepuluh pasar yang akan dibangun adalah Pasar Cempaka Putih, Pasar Lontar dan Kebon Melati, Pasar Sindang, Pasar Jelambar Polri, Pasar Serdang, Pasar Jembatan Besi, Pasar Sukapura.
 
Selanjutnya Pasar Sunter Podomoro, Pasar Tanah Abang Blok G, dan Pasar Grogol. Dua pasar lainnya, Pasar Rumput dan Pasar Minggu akan dibangun rusunawa dari dana APBN oleh Pemerintah Pusat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rusunawa, pasar tradisional, pemprov dki jakarta

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top