Setop Berikan Hibah ke Bamus Betawi, Ahok: Mereka Main SARA

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan tak akan memberikan dana hibah bagi Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi) pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI 2017.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 07 September 2016  |  14:19 WIB
Setop Berikan Hibah ke Bamus Betawi, Ahok: Mereka Main SARA
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kedua kanan) bersalaman dengan warga disela Pencanangan HUT ke-489 Kota Jakarta di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jakarta Selatan, Sabtu (28/5). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan tak akan memberikan dana hibah bagi Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi) pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI 2017.

"Saya mau setop saja. Orang sudah main politik. Pakai mimbar Lebaran Betawi, maki-maki SARA [Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan] dan dibiarkan," ujarnya di Balai Kota DKI, Rabu (7/9/2016).

Kekesalan Ahok dengan Bamus Betawi memuncak setelah para panitia dan tokoh yang hadir di Lebaran Betawi beberapa waktu silam berupaya meng-goal-kan orang Betawi untuk menjadi Gubernur DKI.

"Itu gak bener. Organisasi gak sesuai dengan Pancasila dan UUD 45. Prinsipnya langsung dicoret," katanya.

Seharusnya, Bamus Betawi mendapatkan dana hibah dari Pemprov DKI seperti organisasi massa lainnya. Dana tersebut diberikan apabila organisasi massa memberikan proposal berisi informasi dana operasional yang dibutuhkan. Besaran dana yang diterima Bamus Betawi pada periode sebelumya berkisar Rp4 miliar-Rp5 miliar per tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ahok, betawi, lebaran betawi

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top