Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tutupi Subsidi, TransJakarta Incar Tambahan Pemasukan di Luar Tiket

Transportasi Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengoptimalkan pemasukan selain dari tiket untuk menutupi biaya subsidi TransJakarta.
Lucky Leonard
Lucky Leonard - Bisnis.com 06 Mei 2017  |  10:10 WIB
Tutupi Subsidi, TransJakarta Incar Tambahan Pemasukan di Luar Tiket
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--PT Transportasi Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengoptimalkan pemasukan selain dari tiket untuk menutupi biaya subsidi TransJakarta.

Adapun subsidi yang digelontorkan Pemprov DKI Jakarta mencapai Rp2 triliun per tahun. Oleh karena itu PT Transportasi Jakarta mencanangkan adanya ruang bagi iklan dengan memanfaatkan aset seperti jembatan penyeberangan orang (JPO), halte kiri/non-koridor BRT, dan jalur fiber optic.

PT Transportasi Jakarta saat ini tengah mendata jumlah aset yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan tambahan tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memerintahkan Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta untuk melaksanakan proses penyertaan modal melalui penyerahan aset (inbreng) sesegera mungkin. Dia optimistis penghasilan TransJakarta dari non-tiket sedikit demi sedikit dapat menutup biaya subsidi.

Selain itu, dia juga mengingatkan agar proses pengadaan armada baru dari perusahaan Eropa dipercepat. Menurutnya, hal tersebut diperlukan untuk menjaga kualitas pelayanan.

"Saat ini kita sudah pakai bus sekelas Eropa. Kita harus jaga kualitasnya jangan sampai ada penurunan, seperti justru membeli bus dari Korea atau Cina," tuturnya mengutip keterangan resmi, Sabtu (6/5/2017).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transjakarta pemprov dki
Editor : Fajar Sidik
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top