Gaji TGUPP: Gaji Bambang Widjojanto Lebih Rendah dari Camat

Gubernur DKI Jakarta menilai gaji Camat lebih tinggi dibandingkan dengan Ketua Bidang Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan atau TGUPP.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 05 Januari 2018 17:32 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pengarahan di Balai Kota Jakarta, Senin (13/11). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta menilai gaji Camat lebih tinggi dibandingkan dengan Ketua Bidang Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan atau TGUPP.

Menurut Anies gaji TGUPP telah sesuai dengan aturan yang berlaku saat ini. Bahkan, gaji Ketua Bidang TGUPP terbilang masih rendah dibandingkan dengan Camat di Ibukota.

"Jadi yang Anda harus lihat adalah besaran gaji di Pemerintah Provinsi [Pemprov] DKI yang sudah diputuskan sejak tahun 2015, kita mengikuti seluruh penyusunan mengikuti aturan yang ada," kata Anies Jumat, (5/1/2018).

Menurut catatan Bisnis, gaji TGUPP telah dianggarkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) senilai Rp19,88 miliar.

Adapun gaji Ketua Bidang TGUPP seperti Bambang Widjojanto (BW) yang menjadi Ketua Komite Pencegahan Korupsi mencapai Rp41,22 juta.

"Ketua Pencegahan Korupsi itu sama Camat saja tinggian Camat kalau di Jakarta," ujarnya.

Sementara itu, Taufiqurrahman, Ketua Fraksi Partai Demokrat-PAN DPRD DKI Jakarta, mengatakan gaji untuk TGUPP tidak setinggi yang dibicarakan media saat ini.

Dia membandingkan, take home pay Camat saat ini saja sudah menembus Rp44 juta.

Dia menyebutkan besaran take home pay pejabat struktural di Jakarta sejak 2015 telah berada di kisaran gaji TGUPP.

Adapun gaji Lurah dapat mencapai Rp33,73 juta, Camat senilai Rp44,28 juta, dan Wali Kota senilai Rp75,64 juta.

Selain itu, take home pay Kepala Biro mencapai Rp70,36 juta, Kepala Dinas Rp75,64 juta, Kepala Badan Rp78,70 juta.

Bisnis mencatat hanya gaji Ketua TGUPP yang lebih tinggi dibandingkan dengan Camat, namun masih lebih rendah dari pada Wali Kota.

Adapun gaji Ketua TGUPP pada masa jabatan Anies-Sandi mencapai Rp51,57 juta.

Tag : pemprov dki, anies baswedan
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top