Asian Games 2018: Little Tokyo Lokasi Bursa Seks di Blok M?

Seperti tempat-tempat lain di kota besar, Little Tokyo ada tempat pelesir, jalan-jalan atau untuk berburu kudapan dan kuliner lainnya.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 22 Agustus 2018  |  11:33 WIB
Asian Games 2018: Little Tokyo Lokasi Bursa Seks di Blok M?
Ilustrasi prostitusi - youthconnect.in

Bisnis.com, JAKARTA - Little Tokyo, kawasan di Blok M, menjadi terkenal saat Asian Games 2018 berlangsung.

Tentu, Little Tokyo bukanlah salah satu venue atau lokasi lomba pada kejuaraan multicabang tingkat Asia tersebut.

Seperti tempat-tempat lain di kota besar, Little Tokyo ada tempat pelesir, jalan-jalan atau untuk berburu kudapan dan kuliner lainnya.

Nama Little Tokyo mencuat seiring kasus atlet Jepang yang dipulangkan ke negerinya akibat berhubungan dengan prostisi. Hal yang dianggap melanggar disiplin oleh official Jepang.

Lantas, apakah Little Tokyo memang merupakan daerah "kudapan" seks di Jakarta?    

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta SelatanUjang Harmawan menyebutkan di sekitar Blok M, khususnya Little Tokyo, tidak ada lagi orang yang menjajakan dirinya secara terang-terangan.

"Sepertinya para PSK itu pesannya dari online," ujar Ujang terkait perempuan penghibur yang membuat atlet Jepang dipulangkan dari keikutsertaannya di Asian Games 2018 itu.

Ujang menyebutkan, saat ini Satpol PP Jakarta Selatan gencar melakukan razia PSK agar kejadian serupa tak terulang selama Asian Games berlangsung.

Hasilnya, Satpol PP menangkap enam orang yang kedapatan menjajakan diri di kawasan Blok M. 

Di sisi lain Satpol PP Jaksel membantah melakukan penggerebekan terhadap empat atlet Jepang Asian Games yang ketahuan memakai PSK. 

Ujang mengaku tidak tahu-menahu bagaimana kasus empat atlet basket Jepang itu terungkap. 

"Kami enggak melakukan penggerebekan. Mereka ketahuan karena ada orang dari Federasi Jepang yang mengenali," ujar Ujang saat dihubungi Tempo, Selasa, 21 Agustus 2018.

Para atlet Jepang itu meninggalkan perkampungan atlet pada 16 Agustus lalu usai bertanding melawan Qatar. Mereka datang ke kawasan Little Tokyo untuk mencari makan di restoran Jepang.

 Usai menyantap makanannya, mereka pergi ke bar dan tidak kembali ke Wisma Atlet. Mereka menginap di hotel bersama empat perempuan yang diduga PSK. 

Gerak-gerik mereka saat itu ternyata dipantau oleh salah seorang anggota federasi olahraga Jepang. Anggota federasi mengenali para atlet itu karena saat datang ke Little Tokyo, mereka masih mengenakan seragam tim basket Jepang.  

Akibat tindakannya itu, empat atlet tersebut dipulangkan ke negara asalnya pada 20 Agustus kemarin, karena dianggap melakukan pelanggaran disiplin.

Delegasi Jepang untuk Asian Games, Yasuhiro Yamashita meminta maaf kepada seluruh rakyat Jepang dan semua yang pendukungnya atas insiden itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asian games 2018

Sumber : TEMPO.CO

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top