Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Selama Asian Games, Volume PKL yang Terjaring Satpol PP Menurun

Satpol PP Jakarta Pusat (Jakpus) menyatakan telah terjadi pengurangan kegiatan atau praktik pedagang kaki lima (PKL) hingga 10% selama Asian Games 2018.
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) berjualan di trotoar Jalan Jati Baru, kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa (2/5)./Antara
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) berjualan di trotoar Jalan Jati Baru, kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa (2/5)./Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Satpol PP Jakarta Pusat (Jakpus) menyatakan telah terjadi pengurangan kegiatan atau praktik pedagang kaki lima (PKL) hingga 10%  selama Asian Games 2018.

"Selama Asian Games volume PKL yang terjaring mengalami penurunan hingga 10%," ujar Kepala Seksi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Kasi PPNS) dan Penindakan Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) Jakpus, Santoso, di Jakarta, Kamis (30/8/2018).

Santoso menjelaskan pihaknya terus melakukan penjagaan dan penertiban pada PKL, meski jumlah petugas berkurang karena adanya perhelatan Internasional Asian Games.

"Kami terus melakukan penjagaan dan penertiban, tapi karena anggota kami banyak dikerahkan untuk menyukseskan Asian Games sehingga sedikit berkurang dari biasanya, tetapi bukan berarti kendor pengawasannya," jelas Santoso.

Sebanyak 100 petugas melakukan pengendalian agar para pedagang tidak berjualan di bahu jalan atau trotoar dalam dua jadwal, yakni pagi dan sore.

PKL yang terjaring biasanya pedagang pakaian dan minuman, seperti di kawasan Tanah Abang.

Berbeda dengan Tanah Abang yang didominasi pedagang pakaian,maka di kawasan Sabang, Kebon Sirih, para PKL biasanya menjajakan makanan jajanan hingga berat dari sore hingga tengah malam.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Editor : Nancy Junita
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper