Pemprov DKI : Bonus Peraih Medali Asian Games Tak Jadi Naik

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pemuda dan Olahraga tidak yakin usulan menaikkan bonus atlet peraih medali Asian Games 2018 kontingen Ibu Kota mendapat persetujuan Badan Anggaran.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 10 September 2018 19:35 WIB
Christopher Rungkat - Antara/Maulana Surya

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pemuda dan Olahraga tidak yakin usulan menaikkan bonus atlet peraih medali Asian Games 2018 kontingen Ibu Kota mendapat persetujuan Badan Anggaran.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta Ratiyono pesimistis usulan terkait peningkatan bonus atlet peraih medali Asian Games mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI melalui rapat Badan Anggaran (Banggar).

Usulan tersebut rencananya diajukan melalui Banggar untuk masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah-Perubahan (APBD-P) 2018.

Padahal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyebarluaskan rencana kenaikan ini sejak pekan lalu kepada media.  Namun, Dispora berdalih akan memberikan insentif kepada para peraih medali ini untuk mendapatkan pembebasan biaya pajak terkait bonus.

"Misalnya dapat emas, kan dikasih Rp300 juta, Mereka dapatnya Rp300 juta," kata Ratiyono di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (10/9/2018).

Dia menjelaskan pemberian bonus kepada para peraih medali ini akan tetap dilaksanakan walaupun besarannya tidak sebesar rencana pada sebelumnya. Adapun dasar hukum pemberian bonus ini mengacu pada Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 1203 Tahun 2018.

"Kepgubnya sudah terbit pada Agustus pertengahan [tahun ini], mungkin itu yang kita patuhi," ujarnya.

Dalam Kepres ini tertulis peraih medali emas Asian Games 2018 akan mendapatkan bonus senilai Rp300 juta.

Sedangkan, peraih medali perak mendapatkan bonus senilai Rp150 juta, perunggu Rp90 juta. Selain itu, atlet yang tidak meraih mendali pun mendapatkan bonus senilai Rp7,5 juta.

Kadispora mencatat peraih mendali emas kontingen asal Jakarta sebanyak 10 orang. Adapun atlet peraih perak 11 orang dan perunggu 11 orang.

Sementara itu, Ratiyono menjelaskan pemberian bonus berlebihan kepada atlet berisiko untuk menggerus semangat berjuang mereka untuk mengharumkan nama bangsa melalui olah raha.

"Justru kita ingin kepada atlet kita jangan kemudian diguyur bonus yang berlebihan akhirnya nanti sudah nyaman. Yang kita dorong adalah fighting spirit-nya," imbuhnya.

Tag : bonus, pemprov dki
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top