Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Udang Bisa Hidup, Kondisi Ciliwung Membaik

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut kondisi Sungai Ciliwung yang melalui Kabupaten Bogor hingga DKI Jakarta mulai menunjukkan perbaikan setelah udang mulai terlihat hidup lagi di dalamnya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 November 2018  |  21:59 WIB
Warga beraktivitas di tepi Sungai Ciliwung, Jakarta, Jumat (14/9/2018). - Antara/Galih Pradipta
Warga beraktivitas di tepi Sungai Ciliwung, Jakarta, Jumat (14/9/2018). - Antara/Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut kondisi Sungai Ciliwung yang melalui Kabupaten Bogor hingga DKI Jakarta mulai menunjukkan perbaikan setelah udang mulai terlihat hidup lagi di dalamnya.

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK MR Karliansyah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa, mengatakan sejak 2017, pihaknya melakukan pemantauan pada 971 titik di sungai-sungai besar yang berada di 34 provinsi se-Indonesia.

Hasilnya, menurutnya, ada 221 titik yang menunjukkan tingkat perbaikan kualitas, salah satunya yaitu Ciliwung.

Hal ini dibuktikan parameter kunci kualitas sungai yang angkanya membaik. Selain itu, lanjutnya ditemukan juga udang yang hidup di sana, padahal spesies ini merupakan biota sensitif yang hidupnya membutuhkan air yang sangat bersih.

"Berarti kalau udang saja ada, biota yang lain juga pasti ada. Ini bukti dari kerja keras komunitas, tanpa itu semua mungkin tidak terjadi," ujarnya.

Setiap tahunnya, diadakan berbagai kegiatan yang bertujuan mengajak masyarakat untuk menjadikan sungai Ciliwung tetap bersih. Peringatan Hari Ciliwung yang digelar pada Minggu (25/11/2018), juga diselenggarakan untuk mengingatkan tentang pentingnya memelihara dan melindungai aset alam sebagai warisan bangsa.

Tahun ini kegiatan dipusatkan di Rumah Bersama Ciliwung, Jakarta. Ketua Umum Gerakan Ciliwung Bersih (GCB) Peni Susanti menyampaikan sejumlah kegiatan yang digelar menjadi daya tarik tersendiri, diantaranya adalah Launching Sahabat Sungai GCB, panen sayuran Hydroponik, susur sungai pameran karya komunitas, demo teknologi penjernihan air dan demo Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS).

Selain KLHK, acara tersebut juga melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BUMD DKI Jakarta, Komunitas Peduli Ciliwung dan mitra pemangku kepentingan lainnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ciliwung

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top