RUMAH DP NOL RUPIAH: Serah Terima Klapa Village Ditargetkan Juli 2019

PD Pembangunan Sarana Jaya terus mempercepat penyelesaian proyek perdana Rumah DP Rp0 di Klapa Village. Infrastruktur apartemen subsidi dan komersial tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan 2019. 
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 16 Desember 2018  |  19:23 WIB
RUMAH DP NOL RUPIAH: Serah Terima Klapa Village Ditargetkan Juli 2019
Foto contoh unit rusun dengan DP nol rupiah di Klapa Village, Jakarta Timur. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA--PD Pembangunan Sarana Jaya terus mempercepat penyelesaian proyek perdana Rumah DP Rp0 di Klapa Village. Infrastruktur apartemen subsidi dan komersial tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan 2019. 

Direktur Administrasi dan Keuangan PD Pembangunan Sarana Jaya Bima Priya Santosa mengatakan saat ini progres pembangunan hunian untuk program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tersebut sudah sesuai jadwal.

"Progres pembangunan Klapa Village saat ini berkisar 30%. Jika mengacu pada jadwal, bangunan tersebut akan diserahterimakan kepada Pemprov DKI pada Juli atau Agustus 2019," katanya di kawasan Sabang, Jakarta Pusat, Jumat (14/12/2018). 

Dia mengungkapkan topping off empat menara di proyek Klapa Village diperkirakan terlaksana pada Februari tahun depan. Menurutnya, saat ini Sarana Jaya dan kontraktor yang telah ditunjuk, yaitu PT Totalindo Bangun Persada Tbk memaksimalkan seluruh upaya untuk percepatan pembangunan apartemen setinggi 21 lantai tersebut.

Penyelesaian Klapa Village juga menjadi target utama badan usaha milik daerah DKI Jakarta tersebut. Pasalnya, Sarana Jaya sudah berencana membangun proyek kedua Rumah DP Rp0 pada tahun depan di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur. 

Bima menuturkan total unit pada proyek kedua tersebut lebih banyak dibandingkan dengan sebelumnya.

Klapa Village terdiri dari 780 unit rumah susun sederhana milik (rusunami) yang terdiri dari tipe 36 (dua kamar) dan tipe 21 (satu kamar). Adapun, harga tipe 36 dipatok Rp320 juta dan tipe 21 senilai Rp185 juta. 

"Untuk proyek DP Rp0 kedua akan dibangun di Cilangkap. Total ada 900 unit. Saat ini, kami sedang menyelesaikan pembebasan lahan dengan menggunakan dana dari APBD Perubahan 2018 sebesar Rp300 miliar," ungkapnya. 

Dihubungi terpisah, Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Fasilitasi Pemilik Rumah Sejahtera atau DP Rp0 Zikran Kurniawan mengatakan pendaftaran untuk pembelian unit Klapa Village telah resmi ditutup. Hal itu dilakukan lantaran peminat yang ingin memiliki rusunami milik Pemprov DKI tersebut telah melebihi target. 

"Sekarang total pendaftar untuk Klapa Village sudah melebihi 2.400 orang. Kami terpaksa menutup periode pendaftaran karena keterbatasan tenaga untuk verifikasi. Mungkin akan dibuka lagi jika unitnya sudah ready," jelasnya. 

Dia menuturkan setelah menutup pendaftaran, pihaknya akan melakukan konfimasi dan verifikasi atas data yang telah diserahkan masyarakat. Verifikasi dilakukan untuk memastikan pendaftar memenuhi persyaratan agar bisa mengikuti program DP Rp0.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi antara lain terdaftar atau memiliki KTP DKI Jakarta dan memiliki penghasilan sekitar Rp4 juta-Rp7 juta per bulan. 

Zikran menambahkan data pendaftar yang telah terverifikasi selanjutnya akan diserahkan kepada pihak perbankan. Saat ini pihak bank yang sudah siap menyalurkan kredit untuk program ini baru Bank DKI.

"Proses verifikasi lumayan ketat. Kami akan ceak apakah penghasilan mereka benar-benar sesuai standar, slip gaji dicek hingga 5 tahun terakhir. Nanti akan dilihat juga apakah mereka belum memiliki rumah. Kami akan kerja sama dengan perbankan dan Badan Pajak dan Retribusi DKI," ucapnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rumah murah, dp nol rupiah

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top