PD Pasar Jaya Tak Menyangka MacroAd Mau Berinvestasi di Pasar Tradisional

Di sela-sela launching kerja sama antara PD Pasar Jaya dengan MacroAd, Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan bahwa dirinya tidak menyangka MacroAd berani berinvestasi di pasar tradisional.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 18 Januari 2019  |  19:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA–Di sela-sela launching kerja sama antara PD Pasar Jaya dengan MacroAd, Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan bahwa dirinya tidak menyangka MacroAd berani berinvestasi di pasar tradisional.

"Kerja sama ini sebenarnya polanya seperti sewa di beberapa titik dan tidak dimonopoli juga oleh mereka, digital lainnya juga boleh masuk tapi mereka masuk duluan," terang Arief pada Jumat (18/1/2019).

Terkait dengan skema kerja sama, Arief menyebutkan bahwa PD Pasar Jaya mendapatkan pemasukan dari menyewakan titik-titik media periklanan digital yang dipasang oleh MacroAd sekaligus mendapatkan porsi yang lebih besar dari iklan-iklan yang terpasang di media tersebut.

"Saya yakin sebenarnya dari sisi bisnis mereka membaca traffic. Jadi pengunjung pasar ini kurang lebih 2 juta. Jadi saya yakin mereka punya bisnis yang lebih besar dari situ oleh karena itu mereka berani berbagi porsi kita lebih besar dari pada porsi mereka," kata Arief.

Dengan besarnya potensi pemasukan yang akan diterima oleh PD Pasar Jaya dari iklan, Arief pun yakin kerja sama ini akan berkontribusi besar atas pemasukan PD Pasar Jaya kedepannya.

Arief menyebutkan bahwa Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dari PD Pasar Jaya tahun 2019 yang sudah ditargetkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah sebesar Rp1,17 triliun sehingga pemasukan iklan ini akan menjadi andalan dari PD Pasar Jaya untuk mencapai angka tersebut.

Hadirnya MacroAd pun menurut Arief akan memaksimalkan ruang-ruang yang di pasar-pasar yang selama ini tidak dimanfaatkan oleh PD Pasar Jaya.

Ketika ditanyai tentang nilai kontrak yang disepakati oleh PD Pasar Jaya dengan MacroAd, Arief enggan menyebutkan nominal dan menerangkan bahwa dari kerja sama ini kedua pihak sama-sama diuntungkan dari adanya kerja sama yang dimaksud.

Di lain pihak, Direktur Utama MacroAd Hendrik Tee menyebutkan bahwa kerja sama antara PD Pasar Jaya dengan MacroAd masih dalam proses negosiasi.

"Ini kita baru test run saja," kata Hendrik kepada Bisnis di sela-sela launching.

Menanggapi hal tersebut, Arief menyebutkan bahwa pihaknya sudah bersepakat dengan MacroAd karena apabila belum bersepakat maka lauching tidak mungkin diadakan.

Arief pun menambahkan bahwa secara esensi bisnis kedua belah pihak telah bersepakat dan hanya perlu menyepakati detail-detail dari kerja sama yang dimaksud.

"Iya itu yang belum misalnya tentang timeline-nya. Itu timeline-nya kita bereskan tapi secara esensi bisnis kerjasamanya sudah, tinggal kemudian timeline-nya berubah dari 6 bulan jadi 3 bulan dan detail-detailnya," kata Arief.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pasar Tradisional, pd pasar jaya

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top