Melebihi Target, Rata-rata Penumpang MRT 82 Ribu Sehari

Direktur MRT Jakarta William Sabandar mengatakan jumlah penumpang harian Ratangga telah melebih target yang ditentukan. Awalnya, MRT Jakarta menargetkan penumpang sebanyak 65 ribu per hari.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 30 April 2019  |  07:17 WIB
Melebihi Target, Rata-rata Penumpang MRT 82 Ribu Sehari
Penumpang antre membeli tiket untuk menaiki Moda Raya Terpadu (MRT) di Stasiun Bundaran HI, Jakarta, Senin (1/4/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur MRT Jakarta William Sabandar mengatakan jumlah penumpang harian Ratangga telah melebih target yang ditentukan. Awalnya, MRT Jakarta menargetkan penumpang sebanyak 65 ribu per hari.

"Jika dirata-ratakan penumpang harian kami telah tembus 82 ribu per hari," kata William kepada wartawan di Hotel Neo, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2019).

Berdasarkan hasil evaluasi MRT Jakarta, pergerakan penumpang terendah yang naik Ratangga berjumlah 62 ribu orang. Sedangkan, jumlah tertinggi mencapai 116 ribu penumpang pada 13 April lalu.

"Jumlah tertinggi selalu di akhir pekan. Kenaikannya mencapai 11 persen dibandingkan hari kerja," ujarnya.

Menurut William, jumlah penumpang di akhir pekan bertambah lantaran banyak warga yang menggunakan MRT untuk berwisata. "Yang di akhir pekan lebih banyak warga yang piknikers."

Namun berdasarkan catatan MRT, jumlah penumpang Ratangga di akhir pekan ini mulai menurun. Pada Sabtu kemarin, jumlah penumpang hanya 75 ribu orang. "Biasanya rata-rata di akhir pekan tembus 90 ribu," ucapnya.

Sedangkan, jumlah penumpang di hari kerja terus meningkat. Artinya, kata dia, banyak penumpang mulai beralih menggunakan MRT Jakarta untuk berangkat maupun pulang kerja.

"Ini informasi baiknya."

William menuturkan pada bulan pertama beroperasi, MRT hanya mengoperasikan tujuh rangkaian dan satu rangkaian cadangan. Sedangkan, pada Mei 2019, MRT Jakarta bakal mengoperasikan 14 rangkaian dengan dua rangkaian kereta cadangan.

Ia berharap dengan ditambahnya rangkaian kereta MRT yang beroperasi bisa menambah jumlah penumpang Ratangga menjadi 100 ribu penumpang per hari.

"Mulai 2 Mei kami terapkan headway lima menit di jam sibuk. Di luar jam sibuk tetap 10 menit jedanya."

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mrt, proyek mrt, angkutan massal

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top