Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RSUD Tarakan Masih Terima Korban Rusuh hingga Kamis Dini Hari

Kedua korban adalah Gilang Ramadhan (17) warga Kebon Kacang dan Fauzi Ilham (17) dari Sawah Besar, Jakarta, yang terkena gas air mata.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Mei 2019  |  04:13 WIB
Seorang pria melintas di depan gedung Sarinah, Jakarta, pascarusuh polisi dan massa, Kamis (23/5/2019) dini hari. - ANTARA FOTO / Prasetyo Utomo
Seorang pria melintas di depan gedung Sarinah, Jakarta, pascarusuh polisi dan massa, Kamis (23/5/2019) dini hari. - ANTARA FOTO / Prasetyo Utomo

Bisnis.com, JAKARTA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat, masih menerima beberapa korban luka akibat bentrok antara massa perusuh dengan aparat keamanan di sekitar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Sekitar pukul 03.05 WIB, Kami (23/5/2019), dua korban dari aksi 22 Mei 2019 dibawa dengan ambulans ke RSUD Tarakan Jakarta untuk mendapatkan perawatan.

Kedua korban adalah Gilang Ramadhan (17) warga Kebon Kacang dan Fauzi Ilham (17) dari Sawah Besar, Jakarta, yang terkena gas air mata.

Dari data korban bentrok antara massa dan aparat yang dipasang di depan ruang instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Tarakan, tercatat sudah mencapai 165 orang.

“Tadi, masih ramai di Tanah Abang. Kena gas air mata tadi,” kata Slamet, warga Mangga Dua yang membawa rekannya ke rumah sakit tersebut.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat menjenguk korban bentrok pada Rabu (22/5), sekitar pukul 22.30 WIB, dan menyebutkan RSUD Tarakan sudah merawat setidaknya 161 korban.

“Ada dua orang yang meninggal. Itu tadi pagi, bernama Adam (17) dan Widianto (18). Kemudian, ada 17 orang yang dirawat inap, perlu perhatian khusus,” katanya.

Sekitar 140 pasien yang terluka akibat bentrok sudah diperbolehkan pulang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kerusuhan Pilpres 2019

Sumber : Antara

Editor : M. Taufikul Basari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top