Dinas Perumahan Siapkan 9.430 Unit Rusunawa Tahun Ini

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta sediakan 9.430 unit rumah susun sewa (rusunawa) siap huni di 12 lokasi dengan total 42 tower pada 2019.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 25 Juni 2019  |  20:33 WIB
Dinas Perumahan Siapkan 9.430 Unit Rusunawa Tahun Ini
Ilustrasi anak-anak bermain di sekitar rusunawa. - Antara/Anis Efizudin

Bisnis.com, JAKARTA–Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta menyediakan 9.430 unit rumah susun sewa (rusunawa) siap huni di 12 lokasi dengan total 42 tower pada 2019.

"Masyarakat yang tertarik menempati unit rusunawa ini dapat langsung mengajukan permohonan kepada Kepala Unit Pengelola Rumah Susun, dengan melampirkan dokumen-dokumen yang lengkap,” ungkap Kepala DPRKP Kelik Indriyanto, Selasa (25/6/2019).

Adapun ketersediaan unit rusunawa terdapat di 12 lokasi sebagai berikut:
1). Rusunawa Rawa Buaya, Jakarta Barat, 5 tower 16 lantai 778 unit
2). Rusunawa Tegal Alur, Jakarta Barat, 1 tower 16 lantai 95 unit
3). Rusunawa Nagrak, Jakarta Utara, 14 tower 16 lantai 3.570 unit
4). Rusunawa Semper, Jakarta Utara, 1 tower 16 lantai 234 unit
5). Rusunawa Rorotan, Jakarta Utara, 4 tower 16 lantai 1.020 unit
6). Rusunawa Penggilingan, Jakarta Timur, 6 tower 16 lantai 1.530 unit
7). Rusunawa Pulo Gebang Penggilingan, Jakarta Timur, 3 tower 16 lantai 636 unit
8). Rusunawa Rawa Bebek 2, Jakarta Timur, 1 tower 16 lantai 255 unit
9). Rusunawa KS Tubun, Jakarta Barat 3 tower 16 lantai 524 unit
10). Rusunawa Pulo Gebang, Jakarta Timur, 1 tower 16 lantai 255 unit
11). Rusunawa BLK Pasar Rebo, Jakarta Timur, 2 tower 16 lantai 346 unit
12). Rusunawa Pengadegan, Jakarta Selatan, 1 tower 16 lantai 188 unit.

Untuk saat ini, tinggal 5 lokasi yang masih tersedia unit kosong. Adapun 5 lokasi rusunawa yang masih tersedia unit kosong, sebagai berikut:

a). Rusunawa Nagrak, Jakarta Utara: Terbangun 14 tower, 16 lantai, dengan 3.570 unit. Calon penghuni yang sudah lolos verifikasi sebanyak 334 pemohon, sedangkan yang tengah dalam proses verifikasi sebanyak 47 pemohon. Unit kosong yang tersedia sebanyak 3.236 unit dengan tarif Rp765.000 per bulan diluar pembayaran listrik dan air.

b). Rusunawa Rorotan, Jakarta Utara: Terbangun 4 tower, 16 lantai, dengan 1.020 unit. Calon penghuni yang sudah lolos verifikasi sebanyak 474 pemohon, sedangkan yang tengah dalam proses verifikasi sebanyak 102 pemohon. Unit kosong yang tersedia sebanyak 546 unit dengan Rp765.000 per bulan diluar pembayaran listrik dan air.

c). Rusunawa Penggilingan, Jakarta Timur: Terbangun 6 tower, 16 lantai, dengan 1.530 unit. Calon penghuni yang sudah lolos verifikasi sebanyak 140 pemohon, sedangkan yang tengah dalam proses verifikasi sebanyak 47 pemohon. Unit kosong yang tersedia sebanyak 1.347 unit dengan tarif Rp765.000 per bulan diluar pembayaran listrik dan air.

d). Rusunawa Pulogebang Penggilingan, Jakarta Timur: Terbangun 3 tower, 16 lantai, dengan 636 unit. Calon penghuni yang sudah lolos verifikasi sebanyak 405 pemohon, sedangkan yang tengah dalam proses verifikasi sebanyak 68 pemohon. Unit kosong yang tersedia sebanyak 163 unit dengan tarif Rp765.000 per bulan diluar pembayaran listrik dan air.

e). Rusunawa KS Tubun, Jakarta Barat: Terbangun 3 tower, 16 lantai, dengan 524 unit. Calon penghuni yang sudah lolos verifikasi sebanyak 279 pemohon, sedangkan yang tengah dalam proses verifikasi sebanyak 32 pemohon. Unit kosong yang tersedia sebanyak 213 unit dengan tarif Rp1.500.000 per bulan diluar pembayaran listrik dan air.

Besaran tarif retribusi pada unit rusunawa juga telah ditetapkan melalui Pergub Nomor 29 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Pergub Nomor 55 Tahun 2018 tentang Penyesuaian Tarif Retribusi Layanan Perumahan. Besaran tarif retribusi tersebut sebagai berikut:

1). Bagi masyarakat umum berpenghasilan Rp2,5 juta hingga Rp4,5 juta per bulan, dikenakan retribusi sebesar Rp765.000 per bulan diluar tagihan pemakaian listrik dan air. Lokasi yang dikenakan tarif tersebut terdapat di 11 lokasi.

2). Bagi masyarakat umum berpenghasilan Rp4,5 juta hingga Rp7 juta per bulan, dikenakan retribusi sebesar Rp1,5 juta per bulan diluar tagihan pemakaian listrik dan air. Lokasi yang dikenakan tarif tersebut untuk saat ini hanya di rusunawa KS. Tubun, Jakara Barat.

3). Bagi masyarakat terprogram sebesar Rp505.000 per bulan diluar tagihan pemakaian listrik dan air.

Masyarakat yang hendak mendaftar untuk menghuni rusunawa harus memenuhi persyaratan antara lain:

1). Fotokopi KTP, KK, NPWP
2). Telah menikah dibuktikan dengan Surat Nikah atau Akta Nikah
3). PM1 dari kelurahan setempat yang menerangkan pemohon belum memiliki rumah
4). Slip gaji / surat keterangan penghasilan bermaterai
5). Pas foto 3x4 sebanyak 4 lembar dan 4x6 sebanyak 1 lembar
6). Wajib memiliki rekening Bank DKI

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rusunawa

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top