Pak Anies, Jadi atau Tidak Formula E 2020 Digelar di Jakarta?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengumumkan keberhasilan negosiasi Pemprov DKI untuk memboyong ajang Formula E ke Jakarta tahun 2020
JIBI
JIBI - Bisnis.com 20 Juli 2019  |  08:55 WIB
Pak Anies, Jadi atau Tidak Formula E 2020 Digelar di Jakarta?
Laga Formula E di jalanan Brooklyn, New York, AS pada Minggu (14/7/2019). Berbeda dengan ajang Formula 1, balapan ini menggunakan mobil bertenaga listrik dan digelar di jalanan kota. - USA Today Sports via Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengumumkan keberhasilan negosiasi Pemprov DKI untuk memboyong ajang Formula E ke Jakarta tahun 2020

Anies meyakini keberhasilannya itu meski terpisah FIA Formula E menyatakan belum bisa mengumumkan apa-apa soal Jakarta tuan rumah lomba balap mobil listrik tersebut. 

Anies menolak menanggapi pemberitaan yang mengutip keterangan berbeda dari FIA Formula E tersebut. Meski dia juga belum membeberkan waktu penyelenggaraan di Jakarta

Anies beralasan menghormati ketentuan internal FIA Formula E. Dia juga menyatakan tak ingin berbantahan sehubungan dengan penetapan Jakarta sebagai tuan rumah itu.

"Jadi ini sudah dibahas semuanya satu per satu. Insyaallah, jadi tidak perlu berbantah di Formula," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019).

Anies berujar, penyelenggara Formula E perlu menyelesaikan proses internal terlebih dulu. Pemerintah DKI pun menghargai proses tersebut dengan urung menyampaikan rincian realisasi ajang balap internasional itu di Ibu Kota, mulai dari waktu hingga biaya.

Menurut Anies, keseriusan penyelenggara E Prix menetapkan Jakarta sebagai tuan rumah tampak dari kunjungan mereka pada 8 Juli 2019. 

Anies mengatakan, Formula E kala itu hendak menguji kelayakan arena balap yang akan disulap dari jalan Jakarta.

"Mereka sudah melakukan studi, ada preliminary-nya tapi ini semua statusnya masih confidential sampai fixed semuanya," ucap Anies.

 Formula E atau Formula Electric adalah balapan mobil listrik. Berbeda dengan Formula 1, semua kendaraan dalam Formula E bertenaga listrik. Ajang balapan yang bernaung di bawah Federasi Otomotif Internasional (FIA) ini diyakini sebagai balap mobil masa depan karena tergolong ramah lingkungan.

Seorang juru bicara FIA Formula E, seperti tertulis dalam laman motorsport.com, membenarkan adanya negosiasi-negosiasi dengan Jakarta, namun belum membuat keputusan apapun. Yang pasti Jakarta telah gagal untuk kontestasi tuan rumah E Prix pada tahun 2019. Beberapa opsi lalu tersedia pada 2020.

"Kami memang sudah berada dalam negosiasi yang lebih maju (dengan Jakarta) tapi belum bisa mengumumkan apa-apa untuk saat ini," tulis motorsport.com mengutip juru bicara Formula E.

 

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jakarta, anies baswedan, Formula E Championship

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top