Ketahuan Alphard, Dipastikan Tak Akan Lolos Seleksi Rumah DP Nol Rupiah

Sebanyak 1.790 pemohon dinyatakan telah lolos seleksi program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertajuk Rumah DP Nol Rupiah atau kini disebut Solusi Rumah Warga atau Samawa.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  14:39 WIB
Ketahuan Alphard, Dipastikan Tak Akan Lolos Seleksi Rumah DP Nol Rupiah
Rumah DP nol rupiah di Rorotan Cilincing Jakarta Utara - JIBI/Nur Faizah al Bahriyatul Baqiroh

Bisnis.com, JAKARTA — Sebanyak 1.790 pemohon dinyatakan telah lolos seleksi program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertajuk Rumah DP Nol Rupiah atau kini disebut Solusi Rumah Warga atau Samawa.

Kisah unik diungkapkan Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Rumah DP Nol Rupiah Dzikran Kurniawan di balik penyeleksian total 2.359 pemohon, hingga kini tersisa pemohon Prioritas 1 sebanyak 889 pendaftar dan Prioritas 2 sebanyak 891 pendaftar ini.

Ternyata, banyak dari para pendaftar tersebut tak lolos, sebab dinilai terlalu mampu. Seperti sudah memiliki tanah atau rumah, bahkan mobil mewah, yang bisa dengan mudah dilacak lewat data dari Badan Padak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta.

"Dari data yang kita cek BPRD itu ternyata cukup banyak juga, ada pendaftar yang memiliki kendaraan seperti Alphard, kemudian teridentifikasi memiliki kendaraan Porche Panamera, kemudian Porche Boxster, kemudian ada juga yang memiliki motor Harley Davidson, itu faktanya, itu yang termasuk tidak lolos seleksi," ungkapnya, Rabu (24/7/2019).

Dzikran menegaskan, program ini harus tepat sasaran untuk warga yang berpenghasilan rendah danbenar-benar membutuhkan hunian, tapi masih sanggup mencicil. Oleh sebab itu, seleksi ini diperlukan.

Dalam seleksi ini, Dzikran menjelaskan bukan hanya kemampuan finansial saja yang menjadi tolok ukur. Tetapi juga lama tinggal di DKI Jakarta, kepemilikan aset, dan kelayakan hunian menampung jumlah anggota keluarga.

Saat ini, tahap pembangunan Rumah DP Nol Rupiah di Klapa Village yang dibangun Perumda Pembangunan Sarana Jaya ini telah memasuki tahap akhir berupa pemasangan listrik, dan penyelesaian sarana dan prasarana pendukung fasilitas publik seperti, Lift, Taman, musala, Ruang terbuka, serta Parkir motor dan parkir mobil terbatas.

Dalam rusun tersebut, ada dua tipe utama rumah, yakni tipe 36 dan 2, dan lima sub-tipe rumah yang dapat dipilih para pemohon yang lolos seleksi. Sedangkan untuk sarana transportasi publik, tersedia Busway dengan kode 7 P Rute BKN Cawang-Pondok Kelapa yang telah beroperasi sejak 28 Juni 2019.

Menurut Dzikran, setelah konsultasi dengan Bank DKI, biasanya proses kredit memakan walau sekitar dua minggu. Sehingga estimasi pada pertengahan atau akhir Agustus 2019, nama-nama yang pengajuan kreditnya disetujui oleh Bank DKI dapat diumumkan, dan akan dapat segera dilakukan acara akad kredit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anies baswedan, dp nol rupiah

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top