Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kadin DKI Sebut Kerugian akibat Pemadaman Listrik Capai Triliunan Rupiah

Pemadaman listrik hampir 8 jam yang terjadi pada Minggu (5/8/2019) mengakibatkan lumpuhnya berbagai aktivitas bisnis dan pelayanan publik di DKI Jakarta dan sekitarnya.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 05 Agustus 2019  |  16:48 WIB
Kadin DKI Sebut Kerugian akibat Pemadaman Listrik Capai Triliunan Rupiah
Penumpang turun dari kereta MRT saat dievakuasi di Jakarta, Minggu (4/8/2019). Gangguan listrik yang melanda Ibu Kota berdampak pada terhentinya operasi MRT Jakarta. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemadaman listrik hampir 8 jam yang terjadi pada Minggu (5/8/2019) mengakibatkan lumpuhnya berbagai aktivitas bisnis dan pelayanan publik di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan kejadian tersebut merupakan sesuatu yang harus disikapi dan diantisipasi oleh pemerintah melalui PLN.

Menurutnya, dunia usaha dan pelayanan publik memiliki ketergantunhan tinggi terhadap pasokan listrik sangatlah besar. Kerugian pengusaha sangat besar dan berdampak pada banyaknya pesanan barang dan jasa yang tidak terlayani.

"Terus terang kami agak sulit menghitung angka kerugian. Namun, jika dilihat dari banyaknya sektor usaha dan pelayanan publik yang terimbas maka bisa mencapai triliunan [rupiah]," ujarnya, Senin (5/8/2019).

Sarman menilai Industri Kecil Menengah (IKM) sangat terpukul dengan pemadaman listrik yang cukup lama ini seperti kuliner, konveksi, restoran cafe, katering. Bahkan pelayanan publik misalnya MRT, Kereta Commuterline, pintu tol, bahkan lalu lintas juga terhambat akibat tak ada pasokan listrik.

Menurutnya, kejadian tersebut juga berdampak pada ketidakpercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia, khususnya DKI Jakarta.

Dia juga mempertanyakan tanggung jawab PLN kepada konsumen atau pelanggan korporasi atas pemadaman listrik yang terjadi kemarin. Pasalnya, konsumen tetap membayar tagihan rekening meski sudah mengorbankan sumber daya dan potensi bisnis yang dimiliki.

Sarman berharap Menteri BUMN Rini Soemarno dapat mengevalusi kejadian ini dan segera menata Direksi PLN yang definitif untuk pelayanan yang lebih baik dan profesional.

"Apakah cukup dengan sekadar minta maaf atau direksinya mundur sebagai bentuk tanggung jawab?" ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

listrik pemadaman listrik
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top