Sah, Prasetio Edi Marsudi Jadi Ketua DPRD DKI lagi!

Politisi PDI Perjuangan Prasetio Edi Marsudi resmi dilantik sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 14 Oktober 2019  |  17:59 WIB
Sah, Prasetio Edi Marsudi Jadi Ketua DPRD DKI lagi!
Prasetio Edi Marsudi kembali menjabat Ketua DPRD DKI Jakarta untuk periode 2019-2014. - Foto/Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Politisi PDI Perjuangan Prasetio Edi Marsudi resmi dilantik sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024.

Dengan demikian, Prasetio kembali menjabat sebagai pimpinan dewan ibu kota untuk dua periode setelah sebelumnya menyelesaikan masa jabatan 2014-2019.

Dasar hukum pengambilan sumpah Prasetio tertuang dalam Surat Menteri Dalam Negeri No 161.31-5344 Tahun 2019 tentang Peresmian Pengangkatan Pimpinan DPRD DKI.

"Meresmikan pengangkatan Saudara Prasetio Edi Marsudi sebagai Ketua DPRD DKI periode 2019-2024. Ditetapkan di Jakarta 8 Oktober 2019 oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo," kata Kepala Bagian Perundang-undangan dan Hubungan Masyarakat Sekretariat DPRD DKI Purwana Ansyori di Gedung DPRD DKI, Senin (14/10/2019).

Dalam surat tersebut, Mendagri juga secara resmi melantik jajaran Wakil Ketua DPRD DKI, yaitu Mohammad Taufik (Partai Gerindra), Abdurrahman Suhaimi (PKS), Misan Samsuri (Partai Demokrat), dan Zita Anjani (PAN).

Pengambilan sumpah jabatan Ketua dan Wakil Ketua DPRD DKI 2019-2024 dilakukan oleh Pelaksana Tugas Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Syahrial Sidik dan disaksikan oleh rohaniawan Islam.

"Sumpah ini memiliki tanggung jawab terhadap Pancasila dan UUD 45 serta tanggung jawab tegaknya demokrasi. Sumpah ini disaksikan oleh Tuhan YME," ucapnya.

Ketua DPRD DKI 2019-2024 Prasetio Edi Marsudi menegaskan dirinya dan Wakil Ketua siap menjalankan tugas secara maksimal.

"Kami akan menjalankan fungsi pengawasan anggaran serta berupaya maksimal melalui mekanisme yang berlaku untuk mengatasi permasalahan di DKI Jakarta," tutur Pras.

Dia menuturkan diperlukan dukungan solid agar dewan dapat melaksanakan fungsi politis. Prasetio meminta agar Pemprov DKI atau eksekutif dapat menjalankan program yang dipublikasikan secara transparan dan akuntabel.

Menurutnya, Dewan dapat mengembangkan langkah pro aktif, khususnya ketika melaksanakan reses di masyarakat.

Sebelum menutup sidang paripurna, Prasetio menyebutkan sebait pantun di hadapan hadirin:

"Ke pasar beli biji selasih

Selasih di rendam dalam cawan

Terima kasih kami sampaikan

Apbd dki 2020 siap dibahas Dewan."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dprd dki

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top