Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kejar Target, Pemprov DKI Razia Penunggak Pajak Kendaraan di Pusat Perbelanjaan

Hingga pertengahan Desember 2019, perolehan pajak DKI Jakarta sudah mencapai Rp37,8 triliun atau sekitar 83 persen dari target.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 15 Desember 2019  |  20:39 WIB
Pengunjung mengamati mobil Lamborghini yang dipamerkan pada ajang
Pengunjung mengamati mobil Lamborghini yang dipamerkan pada ajang "Lamborghini Jakarta Showcase" di Pacific Place, Jakarta, Jumat (5/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta terus menggenjot realisasi pajak hingga akhir 2019.

Untuk itu, petugas gabungan dari unsur kepolisian dan Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (UP PKB BBNKB) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menggelar penagihan door to door ke salah satu pusat perbelanjaan di wilayah Penjaringan.

Kepala UP PKB BBNKB Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Robert Lumbuan Tobing menjelaskan penagihan yang digelar Sabtu (14/12/2019) malam, merupakan pola baru penagihan pajak.

"Buktinya setelah melakukan penyisiran sekitar 1,5 jam, ada 50 kendaraan yang terjaring [belum membayar pajak]," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Minggu (15/12).

Robert menuturkan pihaknya memang menggelar razia dengan menyasar pusat perbelanjaan pada malam hari pada akhir pekan, lantaran waktu-waktu tersebut merupakan waktu yang ramai didatangi pengunjung. Menurutnya, penagihan door to door ke pusat perbelanjaan saat siang hari sudah kerap dilakukan.

Petugas BPRD DKI akan menempelkan stiker untuk kendaraan yang terbukti belum melunasi tagihan pajak.

"Kami imbau pemilik kendaraan yang menunggak pajak segera melunasi selambat-lambatnya 30 Desember [2019]," tegasnya.

Sebagai informasi, target pajak yang ditetapkan APBD DKI 2019 adalah sebesar Rp44,5 triliun. Hingga pertengahan Desember 2019, perolehannya sudah mencapai Rp37,8 triliun atau sekitar 83 persen dari target.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pajak dki
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top