Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gerombolan Calo Keroyok Wartawan saat Perpanjang SIM di Daan Mogot

Kepala Satpas SIM Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Lalu Hedwin membenarkan ada wartawan yang dikeroyok oleh pelaku diduga calo saat mengurus perpanjangan SIM di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (29/1/2020).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Januari 2020  |  18:15 WIB
Warga melintas di dekat dinding lukisan mural bertuliskan imbauan stop calo pungutan liar di Kantor Pelayanan SIM Mapolres Metro Bekasi Kota, di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (24/7/2019). - Antara
Warga melintas di dekat dinding lukisan mural bertuliskan imbauan stop calo pungutan liar di Kantor Pelayanan SIM Mapolres Metro Bekasi Kota, di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (24/7/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA  - Kepala Satpas SIM Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Lalu Hedwin membenarkan ada wartawan yang dikeroyok oleh pelaku diduga calo saat mengurus perpanjangan SIM di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (29/1/2020).

"Ya, baru mendapat kabar seperti yang diterima," ujar Hedwin di Jakarta.

Hedwin mengatakan. pihaknya tengah membawa wartawan Tribratanews.com, Yohanes Riadi bersama penyidik Polsek Cengkareng menuju RSUD Cengkareng untuk dilakukan visum.

Sementara itu, Hedwin menegaskan, tidak ada calo di Satpas SIM Daan Mogot.

"Saya pastikan tak ada calo," tegasnya.

Hedwin pun masih menunggu keterangan penyidik tentang pelaku pengeroyokan, sembari memerintahkan anak buahnya untuk mencari para pelaku. Dua orang diduga terlibat atas peristiwa tersebut.

"Saya sudah perintahkan jajaran, kita sudah amankan yang diduga ikut dalam peristiwa itu, ada dua orang," ujar Hedwin.

Sementara itu, Yohanes menyebut dirinya sempat dikerubungi sekitar sepuluh orang calo perpanjangan SIM yang memaksa menggunakan jasanya.

"Saya tolak, karena buat apa saya pakai jasa seperti itu, habis itu saya lapor petugas bahwa ada calo di kawasan itu," kata dia.

Dua orang diduga calo sempat diamankan. Namun, karena tidak terima temannya diamankan, sejumlah pelaku mengeroyok Yohanes hingga babak belur.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sim wartawan

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top