Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Underpass Kemayoran Masih Banjir, 10 Pompa Air Dioperasikan Sedot Genangan

Penyedotan air itu melibatkan 10 pompa dari PPK Kemayoran, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Pemprov DKI Jakarta yang dikerjakan oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Februari 2020  |  12:55 WIB
Sejumlah anak bermain saat banjir menutup terowongan di jalan Kota Baru Bandar Kemayoran, Jakarta, Jumat (24/1/2020). Banjir di kawasan tersebut diakibatkan intensitas hujan yang tinggi dan drainase yang buruk. - Antara
Sejumlah anak bermain saat banjir menutup terowongan di jalan Kota Baru Bandar Kemayoran, Jakarta, Jumat (24/1/2020). Banjir di kawasan tersebut diakibatkan intensitas hujan yang tinggi dan drainase yang buruk. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA  - Direktur Perencanaan dan Pembangunan Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran, Riski Renando mengatakan, pihaknya masih melakukan pemompaan air yang merendam Underpass Gandhi Kemayoran setinggi 1,5-2 meter sejak Minggu (2/2/2020).

"Sudah lumayan surut, masih terdapat genangan 1,5 hingga 2 meter. Ya kami tetap meneruskan penyedotan air hingga selesai," kata Riski saat dikonfirmasi, Senin (3/2/2020).

Penyedotan air itu melibatkan 10 pompa dari PPK Kemayoran, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Pemprov DKI Jakarta yang dikerjakan oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta.

Langkah selain penyedotan air, PPK Kemayoran dan Kementerian PUPR sedang berkoordinasi membahas saran Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah untuk evaluasi sistem drainase polder di Underpass Gandhi itu.

"Ini kan masih dalam taraf perencanaan dengan PUPR untuk sistem drainase kawasan. DKI terlibat juga nanti," kata Riski.

Meski demikian, Riski belum menargetkan pembahasan mengenai sistem drainase kawasan Underpass Kemayoran akan rampung.

Banjir yang merendam kawasan Underpass Kemayoran kembali terjadi sejak Minggu (2/2/2020) pagi. Kejadian serupa pernah terjadi pada pekan sebelumnya yaitu Jumat (24/1/2020) dan proses pengeringan terowongan (underpass) berlangsung selama dua hari dengan total ketinggian mencapai 2,5 meter.

Hingga saat ini belum ada kendaraan yang dapat melintasi Underpass Gandhi Kemayoran akibat air setinggi 1,5- 2 meter itu.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Banjir Jakarta kemayoran

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top