Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sejumlah Wilayah di Jakarta Timur Masih Tergenang Air

Beberapa wilayah yang masih tergenang air adalah Cipinang Melayu dan Cakung Timur. Ketinggiannya bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan sentimeter. Menurut mereka, ini adalah banjir terparah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Maret 2020  |  10:01 WIB
Sejumlah petugas membantu mendorong mobil yang mogok akibat banjir di gerbang tol Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (23/2/2020). Menurut petugas banjir merendam pintu tol dari jam 03.00 WIB akibat luapan air dari Waduk Ria Rio. - Antara
Sejumlah petugas membantu mendorong mobil yang mogok akibat banjir di gerbang tol Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (23/2/2020). Menurut petugas banjir merendam pintu tol dari jam 03.00 WIB akibat luapan air dari Waduk Ria Rio. - Antara

Curah hujan tinggi yang berlangsung sepanjang pekan lalu di daerah Jakarta dan sekitarnya masih menyisakan pekerjaan rumah di Ibu Kota. Pasalnya, hingga saat ini, masih ada sejumlah ruas yang wilayahnya tergenang air.

Banjir dengan ketinggian air berkisar 30 hingga 150 sentimeter masih merendam  sembilan kawasan di Jakarta Timur, Senin (2/3/2020) pagi. Dikutip dari aplikasi Jakarta Kini (Jaki) pada pukul 07.00 WIB sejumlah wilayah yang masih terendam banjir di antaranya berlokasi di RW04 dan RW03 Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar.

Sebanyak 56 jiwa yang tergabung dalam 19 kepala keluarga mengungsi menuju Masjid Agung Universitas Borobudur. Ketinggian air di lokasi itu dilaporkan berkisar 71 hingga 150 sentimeter di lokasi terparah.

Ketua RW04 Cipinang Melayu, Irwan Kurniadi, mengatakan banjir kali ini merupakan yang keenam kali melanda permukiman penduduk sejak 1 Januari 2020. "Banjir tahun ini yang terparah, sampai enam kali surut, terus banjir lagi. Penyebabnya air Kali Sunter meluap," katanya melalui sambungan telepon.

Lokasi lainnya yang terendam banjir berada di RW05, RW06, RW09, RW10, dan RW12 Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung dengan ketinggian air 10-30 sentimeter. Namun tidak dilaporkan jumlah jiwa yang terdampak akibat meluapnya sejumlah saluran air serta waduk yang ada di permukiman penduduk.

Berikutnya lokasi banjir berada di RW03 Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas akibat tanggul Kali Cipinang di dekat permukiman penduduk mengalami bocor. Warga setempat Eko Kusdaryati mengatakan sebanyak 60 jiwa warga di Jalan Garida 3 RT06 RW03 terdampak banjir dengan tinggi muka air hingga pukul 22.00 WIB mencapai 20 hingga 130 sentimeter.

Banjir merendam rumah penduduk di RT06 RW03, RT12 RW03, RT01 RW12, RT15 RW10, tapi sebagian mulai surut pada Senin pagi. Menurut Eko kebocoran tanggul tercatat sepanjang satu meter.Lokasi banjir terakhir berada di RW07 Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo dengan ketinggian mencapai 170 sentimeter hingga Senin pagi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Banjir Jakarta

Sumber : Antara

Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top