Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasar Tanah Abang Masih Ramai, Pedagang Diminta Tutup Lapak

Pasar Tanah Abang dilaporkan masih ramai pembeli dan tidak mengindahkan imbauan pemerintah terkait dengan pencegahan penularan Covid-19.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  16:06 WIB
Warga memadati kawasan pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, Minggu (17/5/2020). Meski pertokoan di Pasar Tanah Abang tutup karena PSBB, menjelang hari lebaran kawasan tersebut dipadati pedagang kaki lima yang berada di gang-gang dekat pasar. Bisnis - Himawan L Nugraha
Warga memadati kawasan pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, Minggu (17/5/2020). Meski pertokoan di Pasar Tanah Abang tutup karena PSBB, menjelang hari lebaran kawasan tersebut dipadati pedagang kaki lima yang berada di gang-gang dekat pasar. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 ternyata tidak menghentikan animo masyarakat untuk berbelanja di Tanah Abang pada Ramadan tahun ini.

Meski Pasar Tanah Abang yang dikelola oleh Perumda Pasar Jaya telah berhenti beroperasi sejak Pemprov DKI Jakarta menetapkan PSBB, masyarakat masih tetap datang untuk berbelanja. Perlu diketahui bahwa Perumda Pasar Jaya hanya mengelola Pasar Tanah Abang Blok A, B, F, dan G, sehingga PKL-PKL yang berdagang di luar keempat blok tersebut bukanlah kewenangan Perumda Pasar Jaya.

Kepadatan masyarakat dan pedagang nampak terutama pada Jalan Jatibaru yang terletak di bawah Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang.

Dikutip dari akun Twitter Humas Walikota Jakarta Pusat @kominfotikjp, petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, dan Polri telah melakukan penegakan aturan PSBB di kawasan Pasar Tanah Abang pada hari ini, Jumat (22/5/2020). Penindakan dilakukan di Jalan Jatibaru, baik yang tepat di bawah JPM Tanah Abang ataupun di Kampung Bali.

"Pedagang yang masih membuka usahanya diminta untuk langsung menutup lapak. Pengunjung juga diarahkan untuk kembali ke rumah masing-masing," kata Humas Walikota Jakarta Pusat dalam cuitannya, Jumat (22/5/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta tanah abang
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top