Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengendara Tak Punya SIKM, 10.863 Kendaraan Diputar Balik ke Luar Jakarta

Polda Metro Jaya memutar balik 10.863 kendaraan yang hendak dibawa pengendaranya masuk ke wilayah DKI Jakarta sejak 27 hingga 30 Mei 2020.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 31 Mei 2020  |  11:49 WIB
Aparat dari Polda Metro Jaya memantau pergerakan para pengendara yang keluar-masuk DKI Jakarta di pos-pos atau check point  terkait PSBB. - Twitter @tmcpoldametrojaya
Aparat dari Polda Metro Jaya memantau pergerakan para pengendara yang keluar-masuk DKI Jakarta di pos-pos atau check point terkait PSBB. - Twitter @tmcpoldametrojaya

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya memutar balik 10.863 kendaraan yang hendak dibawa pengendaranya masuk ke wilayah DKI Jakarta sejak 27 hingga 30 Mei 2020.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan 10.863 kendaraan itu diputar balik karena pengendaranya tidak memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) sesuai Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 44/2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

"Total kendaraan yang telah diputarbalik sejak 27-30 Mei 2020 ada 10.863 kendaraan," tutur Yusri, Minggu (31/5/2020).

Yusri menjelaskan Polri akan terus memutar balik kendaraan yang dibawa pengendara masuk ke wilayah DKI Jakarta tanpa mengantongi SIKM.

Menurut Yusri, total ada 20 pos pengawasan serta pemeriksaan SIKM yang tersebar di beberapa titik baik di dalam wilayah DKI Jakarta maupun di titik perbatasan.

"Untuk di wilayah DKI Jakarta, sebagai lapis pertama ada sembilan titik pos. Kemudian, 11 pos lainnya ada di wilayah Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Tangerang sebagai lapis ke dua," kata Yusri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta polda metro jaya
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top