Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Normal Baru 3 Juli, Transjakarta Siapkan 107 Rute dan Operasikan 1.791 Bus

Dalam waktu 1-2 hari ke depan akan uji coba di beberapa titik untuk ​​​rute-rute yang ditambah khususnya untuk mikrotrans yang telah vakum selama 4 bulan akibat Covid-19.
Penumpang berada di dalam MRT Jakarta, di Jakarta, Senin (6/4/2020). Pasca diterbitkannya Permenkes tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19, moda transportasi MRT, KRL, LRT, dan Transjakarta mulai dilakukan pembatasan armada dan jam operasional. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Penumpang berada di dalam MRT Jakarta, di Jakarta, Senin (6/4/2020). Pasca diterbitkannya Permenkes tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19, moda transportasi MRT, KRL, LRT, dan Transjakarta mulai dilakukan pembatasan armada dan jam operasional. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) selaku pengelola jasa transportasi bus di DKI Jakarta menyiapkan 107 rute untuk normal baru jika masa PSBB transisi berakhir.

"Pada masa transisi kita hanya menyiapkan 700 unit, tapi di 'new normal' yang direncanakan 3 Juli itu sekitar 1.791 bus akan kita operasionalkan. Jumlah tinggi tersebut dipengaruhi oleh layanan mikrotrans yang akan mulai beroperasi," kata Direktur Operasional TransJakarta Prasetia Budi dalam diskusi daring yang diselenggarakan Institut Transportasi (Instran) di Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Mikrotrans mengambil porsi paling banyak untuk penambahan rute di masa normal baru, yaitu sebanyak 69 rute.

Adapun, untuk rute BRT yang sebelumnya diutamakan di 13 koridor utama ditambah sehingga menjadi 23 rute dan terakhir penambahan rute dilakukan untuk angkutan integrasi sebanyak 15 rute.

Pria yang akrab disapa Prabu itu mengatakan dalam kurun waktu 1-2 hari ke depan, pihaknya mulai melakukan uji coba di beberapa titik untuk
rute-rute yang ditambah khususnya untuk mikrotrans yang telah vakum selama 4 bulan akibat Covid-19.

Meski penambahan rute layanan dilakukan, Transjakarta tetap menjaga penerapan protokol kesehatan secara ketat. "Tetap physical distancing, protokol kesehatan kita jalankan dengan ketat," kata Prabu.

Transjakarta pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mengalami penurunan jumlah penumpang hingga 90 persen.

Dari yang sebelumnya mencapai hampir satu juta penumpang pada saat normal, menjadi seratus ribu penumpang perhari pada masa PSBB dua periode.

Hal itu karena Transjakarta hanya memfokuskan pelayanan di 13 rute utama dan tiga rute layanan integrasi.

Saat ini secara berangsur di masa transisi Transjakarta mulai mengalami peningkatan pengguna karena pelonggaran beberapa kegiatan seperti perkantoran dan tempat usaha.

"Di masa transisi perkembangan jumlah pelanggan mengalami kenaikan jadi 163.000 pengguna perhari. Bahkan kemarin itu sudah mencapai 203.000 pengguna dalam sehari," kata Prasetia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Newswire
Editor : Nancy Junita
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper