Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PSBB Jakarta Belum Berakhir, Bepergian Masih Harus Pakai SIKM

Pekerja yang bepergian ke luar kota dan atau masuk ke Jakarta diharapkan tetap membuat Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 08 Juli 2020  |  20:50 WIB
Warga duduk di dalam kendaraannya di KM 47 Tol Cikampek-Jakarta, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2020). Kementerian Perhubungan memprediksi potensi lonjakan arus balik lebaran 2020 akan terjadi pada 30 Mei - 1 Juni, sehingga pengawasan di sejumlah titik pemeriksaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) akan diperketat. ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Warga duduk di dalam kendaraannya di KM 47 Tol Cikampek-Jakarta, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2020). Kementerian Perhubungan memprediksi potensi lonjakan arus balik lebaran 2020 akan terjadi pada 30 Mei - 1 Juni, sehingga pengawasan di sejumlah titik pemeriksaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) akan diperketat. ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi fase II sampai 16 Juli 2020.

Pekerja yang bepergian ke luar kota dan atau masuk ke Jakarta diharapkan tetap membuat Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Aturan perpanjangan PSBB tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 647 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Pemberlakuan, Tahapan, dan Pelaksanaan Kegiatan/Aktivitas Pembatasan Sosial Berskala Besar pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif.

“Bagi pekerja yang bekerja di 11 sektor yang diperbolehkan beroperasi pada masa PSBB untuk tetap mengurus SIKM di corona.jakarta.go.id/id/izin-keluar-masuk-jakarta,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti, Rabu (8/7/2020).

Selama PSBB Transisi fase II, Pemprov DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi dan memperhatikan protokol kesehatan.

“Kami juga akan terus melakukan pengawasan di ketaatan pelaksanaan protokol kesehatan di berbagai tatanan seperti di mal, tempat wisata, pasar, checkpoint SIKM, dan dilakukan pengawasan secara terpadu lintas SKPD dengan menurunkan 5.000 ASN,” kata Widyastuti.

Pengawasan yang dilakukan di antaranya pemanfaatan 50 persen kapasitas di tempat-tempat tersebut dan menindak tegas berupa denda/sanksi sosial.

“Penindakan penutupan lokasi juga dilaksanakan pada lokasi yang seharusnya belum boleh beraktivitas,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top