Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anies Baswedan: 66 Persen Kasus Corona di DKI dari Orang Tanpa Gejala

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan positivity rate Covid-19 di wilayahnya meningkat selama satu pekan terakhir hingga berada di kisaran 5,9 persen.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 16 Juli 2020  |  20:51 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. - Dok. Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. - Dok. Pemprov DKI

Bisnis.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut sekitar 66 persen kasus positif Covid-19 di wilayahnya berasal dari orang tanpa gejala sakit atau keluhan.

Oleh sebab itu, Anies meminta warga DKI untuk tetap waspada terhadap risiko penularan virus Corona (Covid-19). Dia mengungkapkan bahwa positivity rate di DKI juga mengalami peningkatan pada pekan dalam satu pekan terakhir.

Anies mengungkapkan selama lima pekan sebelumnya, positivity rate di DKI berhasil di bawah angka 5 persen. Namun, pada pekan terakhir ini melonjak hingga berada di kisaran di atas 5 persen.

"Selama 5 minggu kita berada di zona aman, tetapi di pekan terakhir ini positivity rate kita meningkat menjadi 5,9 persen. Artinya, kita harus waspada," kata Anies dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Meskipun demikian, Anies menyatakan angka tersebut masih di bawah rata-rata nasional yang berada di kisaran 12 persen. Namun, Anies mengimbau warganya untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Untuk menekan laju penularan Covid-19, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah memutuskan memperpanjang kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi fase pertama selama dua pekan ke depan atau 14 hari. Adapun, PSBB transisi DKI fase pertama seharusnya berakhir pada 16 Juli 2020.

Anies menyatakan akan sangat berbahaya jika dilakukan pelonggaran PSBB transisi dan masuk ke fase kedua, karena kondisi penularan virus Corona (Covid-19) masih cukup tinggi di DKI Jakarta.

“Oleh sebab itu, kami memutuskan untuk kembali memperpanjang fase satu sampai dua pekan ke depan sebelum bisa beralih ke fase kedua,” ujarnya.

Dengan diberlakukannya perpanjangan PSBB transisi, maka rencana pengoperasian kembali sejumlah fasilitas umum terpaksa ditunda hingga kondisinya dinilai aman.

"Harus kita tunda sampai waktunya aman, misalkan bioskop dan tempat indoor lainnya yang rencananya akan dibuka pada akhir bulan ini. Sampai kondisi menunjukkan tren yang baik, jangan lengah," ujarnya.

Anies menyatakan masyarakat DKI Jakarta harus tetap waspada terhadap risiko penularan Covid-19, pasalnya sekitar 66 persen kasus baru di Jakarta berasal dari orang yang tidak memiliki gejala sakit atau keluhan.

Sementara itu, berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, pada hari ini DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus Covid-19 tertinggi secara nasional yaitu 312 kasus. Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 di DKI mencapai 15.636 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta anies baswedan Virus Corona
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top