Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Omzet Dunia Usaha di Jakarta Minus 40 Persen sejak PSBB Transisi

Diana menuturkan sejumlah sektor usaha yang paling terdampak di antarannya bidang Konstruksi, seni, perdagangan, pariwisata, hotel, restoran dan penerbangan.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 20 Juli 2020  |  13:43 WIB
Ilustrasi suasana kafe dan restoran di dalam area Tunjungan Surabaya pada saat momen Ramadhan dan Lebaran 2019. - Bisnis/Peni Widarti
Ilustrasi suasana kafe dan restoran di dalam area Tunjungan Surabaya pada saat momen Ramadhan dan Lebaran 2019. - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, JAKARTA -  Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta, Diana Dewi, mengatakan terjadi penurunan omzet sebesar 40 persen dari sejumlah sektor usaha sejak diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi fase I pada 5 Juni 2020 lalu.

“DKI Jakarta sendiri bisnisnya banyak di perdagangan dan jasa, kalau bicara penurunan memang sudah terjadi penurunan omzet sebanyak 40 persen,” kata Diana melalui sambungan telepon kepada Bisnis, Jakarta, pada Senin (20/7/2020).

Diana menuturkan sejumlah sektor usaha yang paling terdampak di antarannya bidang Konstruksi, seni, perdagangan, pariwisata, hotel, restoran dan penerbangan.

“[Sektor] itu yang mendominasi, kalau melihat per sektor itu ada yang 100 persen [turun omzet] karena terpaksa ditutup, yang lain memang masih beroperasi karena tidak ditutup, tetapi secara rata-rata omzet turun 40 persen,” tuturnya.

Kesimpulan itu, menurut dia, diperoleh dari survei yang dilakukan secara internal kepada anggota Kadin terkait dampak penerapan PSBB transisi kepada dunia usaha.

“Dari situ kemudian kita tahu, dampak pandemi ini sebegitu besarnya [pada dunia usaha],” ujarnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk memperpanjang kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi fase pertama selama dua pekan ke depan. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan dengan kondisi penularan virus Corona (Covid-19) yang masih cukup tinggi di DKI Jakarta, akan sangat berbahaya jika dilakukan pelonggaran PSBB transisi dan masuk ke fase kedua.

“Oleh sebab itu, kami memutuskan untuk kembali memperpanjang fase satu sampai dua pekan ke depan sebelum bisa beralih ke fase kedua,” kata Anies dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Dengan diberlakukannya perpanjangan PSBB transisi, maka sebagian rencana pengoperasian kembali sejumlah fasilitas terpaksa ditunda hingga kondisinya dinilai aman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kadin dunia usaha Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top