Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemprov Pakai Dana Pinjaman dari SMI untuk Genjot Program Prioritas

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memanfaatkan pinjaman Rp12,5 triliun dari pemerintah pusat melalui PT Sarana Multi Infrastruktur untuk menuntaskan sejumlah program prioritas yang sempat tertunda.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  15:56 WIB
Pekerja melintas di area pembangunan turap bantaran Sungai Ciliwung, di kawasan Kampung Melayu, Jakarta, Rabu (22/3). - Antara/Risky Andrianto
Pekerja melintas di area pembangunan turap bantaran Sungai Ciliwung, di kawasan Kampung Melayu, Jakarta, Rabu (22/3). - Antara/Risky Andrianto

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal melanjutkan kembali kegiatan strategis yang mendukung RPJMD 2017 hingga 2022 dan kegiatan yang telah berkontrak di tahun 2020 terkait dengan infrastruktur yang sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.

Langkah itu bakal diambil setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapatkan pinjaman sebesar Rp12,5 triliun dari pemerintah pusat melalui PT Sarana Multi Infrastruktur.

“Yang jelas kegiatan tersebut memenuhi kriteria kegiatan strategis yang mendukung RPJMD 2017 hingga 2022, ataupun kegiatan yang telah berkontrak di tahun 2020 terkait infrastruktur namun karena rasionalisasi untuk sementara dihentikan,” kata kepala Bappeda DKI Jakarta Nasruddin Djoko Surjono melalui pesan tertulis kepada Bisnis, Jakarta, pada Selasa (28/7/2020).

Dengan pinjaman itu, dia mengatakan pemerintah provinsi DKI Jakarta bisa menganjurkan kembali sejumlah kegiatan strategis untuk mendongkrak perekonomian.

Dia menegaskan, hingga saat ini pemerintah pusat dan daerah masih melakukan pembahasan terkait alokasi anggaran sejumlah kegiatan strategis tersebut.

“Setahu saya ini akan ada pembahasan lebih lanjut, termasuk akan ada revisi beberapa regulasi dari pemerintah untuk mempercepat pelaksanaannya. Mengenai berapa besar usulan yg akan disetujui memang masih dalam proses pembahasan internal pemerintah baik pusat maupun dengan pemda,” kata dia.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memanfaatkan pinjaman Rp12,5 triliun dari pemerintah pusat melalui PT Sarana Multi Infrastruktur untuk menuntaskan sejumlah program prioritas yang sempat tertunda.

Meskipun demikian, dia belum bisa merinci lebih jauh kegiatan prioritas yang dialokasikan dari dana pinjaman itu. Menurutnya, semua itu akan disusun bersama-sama dengan perangkat daerah terkait.

Politikus Partai Gerindra itu mencontohkan program prioritas pengendalian banjir yang dilakukan dengan dana pinjaman itu di antaranya sodetan Ciliwung mulai dari penanganan Ciliwung Waduk Situ Embung, drainase vertikal biopori dan penanganan pengadaan pompa banjir.

"Jadi program-program yang sudah direncanakan itu akan kami lanjutkan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pemprov DKI pt smi
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top